Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Kembali Bertambah 23 Orang

FORUM Keadilan Bali – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali 23 orang. Namun sembuh terpapar virus corona ikut bertambah 12 orang pada Sabtu (9/7).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar diketahui kasus meninggal dunia nihil. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh belasan orang.

Dewa Rai menjelaskan, data secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 52.224 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.913 orang  (97,49 persen), meninggal dunia 1.107 orang (2,12 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 204 orang (0,39 persen).

Dia mengungkapkan, penularan Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami tren peningkatan dan ditemukan kasus penularan virus corona varian baru. Masyarakat diminta tidak kendor dan abai merapkan prokes sehingga tidak terpapar Covid-19.  ”Kami minta mayarakat disiplin dan taat prokes. Kalau mengabaikan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 varian baru akan terus melonjak. Diharapkan semua lapisan masyarakat disiplin prokes,” pinta Dewa Rai.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat waspada dan tidak lengah melihat perkembangan kasus Covid-19 varian baru. Menjalankan aktivitas wajib menerapkan rokes agar terhindar dari terpapar virus corona. Saat ini Covid-19 teus naik sehingga masyarakat mawas diri. Apalagi di ruang terbukan tanpa memakai maskertidak boleh lengah dan menganggap virus corona sudah hilang. ”Kami berharap masyarakat tidak gegabah atas penularan virus corona varian baru itu,’’ ucapnya.

Dewa Rai mengaku, Pemerintah Kota Denpasar bersama Satgas dan Tim Yustisi telah melakukan berbagai upaya  memerangi Covid-19 guna memutus rantai penulran virus corona varian baru. Di samping menekan penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Apalagi sudah diberi kebebasan di ruang terbukan tanpa masker asalnya masyarakat tetap disiplin prokes.

Baca Juga :   Sekda Adi Arnawa Terima Audiensi Dewan Ketahanan Nasional RI

Dia mengungkapkan, pemerintah gencar realisasi vaksinasi ketiga atau booster menyasar masyarakat dan anak-anak.  ”Kami minta masyarakat tetap disiplin prokes meskipun kasus Covid-19 sudah menurun tajam,’’ terang Dewa Rai.  

Mencegah sekaligus menekan angka kematian akibat terpapar Covid-19, Dewa Rai mengimbau, masyarakat tetap hati-hati dan disiplin prokes. Hindari kerumunan, pakai masker, mencuci tangan, kurangi mobilitas untuk mencegah kaster baru. “Pandemi Covid-19 masih berlangsung namun tidak seperti dulu dan sdah melandai, sehingga masyarakat harus tetap waspada,’’ papar Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Denpasar ini.