Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah di Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung
Diterbitkan: 14 Oktober 2025, 17:19

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Mengendalikan Inflasi Daerah, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah di di Balai Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara, Selasa (14/10/2025).

Sejak pagi masyarakat antusias berbelanja di pasar murah untuk mendapatkan barang kebutuhan yang dijual lebih terjangkau dari harga di pasaran.

Kabid Metrologi dan Tertib Niaga Disperindag Kota Denpasar I Gusti Bagus Aditia Wardhana, mengatakan pasar murah yang dilaksanakan bekerja sama dengan desa dan kelurahan untuk mengendalikan inflasi di Kota Denpasar. ”Pasar murah kami digelar sebanyak delapan kali. Dimulai Selasa (14/9) di Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung dan berakhir tanggal 25 Oktober 2025 di Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan,’’ ujarnya.

Ia menjelaskan pasar murah upaya pengendalian inflasi agar masayarakat dapat memenuhi kebutuhan dan mendapat barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dan barang disubsidi. ”Barang yang dijual di pasar murah yakni LPG 3 kg dan beras SPHP dapat tersalurkan ke masyarakat dengan baik,” katanya.

Ardita menyampaikan pasar murah bekerja sama dengan perusahaan/instansi seperti Perusahaan Daerah Pasar Sewakadarma, Bulog, dan sejumlah UMKM lokal menyediakan berbagai kebutuhan pokok sepeti berupa beras, minyak, dan berbagai jenis produk lainnya. “\Harga bahan pokok yang dijual di pasar murah beras SPHP Bulog Rp58.000, telur ayam ras Rp17.000/10 butir, beras C4 polos Rp70.000/5kg, gula pasir Rp16.500, minyak goreng Rizki Rp16.500/800 ml, mangga harumanis Rp18.000/kg serta mangga alpukat Rp 25.000/kg.

Salah satu warga yang berbelanja di pasar murah mengaku sangat terbantu dengan diadakannya di wilayah Banjar Sedana Mertha. “Sebagai masyarakat sangat terbantu mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ucapnya. (pas)

Baca Juga :  Kemenkominfo Ungkap Alasan Buka Paypal setelah Diblokir Bersama Yahoo dan Dota

 

Shares: