Nasional

Kunjungi Nusa Penida, Wamendagri Bima Arya Dorong Percepatan Infrastruktur dan Konsep Green Island Nusa Penida
Diterbitkan: 16 Februari 2026, 18:41

NUSA PENIDA, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya, Minggu (15/2/2026).

Kunjungan kerja selama dua hari tersebut melakukan penyelarasan program serta mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Nusa Penida.

Kehadiran Wamendagri yang juga mantan Wali Kota Bogor ini disambut langsung Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana, Camat Nusa Penida, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.

Wamendagri Bima Arya bersama istri meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan di Nusa Penida, di antaranya Pantai Kelingking, Broken Beach (Pasih Uug) di Desa Bunga Mekar, serta Crystal Bay dan fasilitas SWRO Penida di Desa Sakti. Hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke Pasar Mentigi, RSUD Gema Santi, SWRO Ceningan, serta Jembatan Kuning yang menghubungkan Lembongan dan Ceningan.

Dalam pemaparannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan Pemkab Klungkung tengah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui dukungan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan Air Minum.

Bupati Satria berharap kunjungan Wamendagri dapat menghadirkan dukungan konkret dari pemerintah pusat, mengingat Nusa Penida merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dengan tantangan geografis yang memerlukan perhatian khusus. ”Kami berharap dukungan perbaikan akses jalan induk menuju destinasi wisata di Nusa Penida. Selain itu, kebutuhan air bersih semakin meningkat seiring perkembangan sektor pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengaku terkesan dengan keindahan alam Nusa Penida dinilainya memiliki potensi besar sebagai magnet wisatawan. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya ditunjang infrastruktur yang memadai. ”Saya insyaallah akan membantu mendampingi Pemkab Klungkung untuk mencari sumber pendanaan alternatif dari berbagai opsi. Ini harus cepat agar momentum meningkatnya kunjungan wisatawan bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka Sambangi Denpasar

Lebih lanjut Bima Arya mengemukakan Nusa Penida sebagai hidden paradise yang belum sepenuhnya mendapat sentuhan pembangunan optimal. Ia mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang terintegrasi dengan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar arah pembangunan semakin terstruktur dan berkelanjutan. ”Mumpung momentum antusiasme wisatawan cukup tinggi, kita harus bergerak cepat. Saya akan dampingi dalam penyusunan konsep Green Island, kemudian diturunkan ke RDTR. Soal penganggaran akan kita lihat kembali, termasuk kemungkinan mengundang kementerian terkait untuk mendengarkan paparan ini,” jelasnya.

Ia menyampaikan rencana mengusulkan Nusa Penida kepada Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana agar dapat dipertimbangkan masuk dalam Program Destinasi Super Prioritas. ”Kita pilih beberapa titik dan bangun ekosistemnya secara menyeluruh, bukan hanya promosinya. Kemendagri memiliki dana insentif fiskal sekitar Rp5 triliun. Nanti akan kita lihat kemungkinan dukungannya, termasuk untuk penanganan kemiskinan dan stunting,” ucapnya. (fkb/pas)

Shares: