DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara secara resmi menutup Posyandu Paripurna ibu hamil, balita, dan lansia tahap II dilaksanakan Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, di Banjar Batur, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (9/12/2025).
Ny. Antari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader dan peserta Posyandu atas terselenggaranya kegiatan dengan baik. Kehadiran ibu-ibu serta para lansia dalam setiap kegiatan Posyandu, menandakan kegiatan ini mendapat perhatian dan telah berjalan dengan baik. ”Saya mengucapkan terima kasih,” ucapnya.
Sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, kata Ny. Antari Jaya Negara, posyandu kini telah bertransformasi dan tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Melalui kebijakan baru ini, posyandu memiliki peran lebih luas menerapkan enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) mencakup berbagai aspek penting kehidupan masyarakat. Enam SPM Posyandu yakni konsep baru revitalisasi posyandu memperluas cakupan layanan dari hanya kesehatan ibu dan anak menjadi 6 bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) untuk pelayanan publik lebih menyeluruh dan terintegrasi di tingkat desa/kelurahan. “Konsep ini merupakan bagian dari transformasi Posyandu menjadi lebih relevan dan efektif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara holistik, sejalan dengan program Integrasi Layanan Primer (ILP),” ujarnya.
Ia berharap tujuan dari Posyandu Paripurna ini dapat terwujud, yaitu meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar secara berkelanjutan. Usai kegiatan Posyandu Paripurna ini, ia mendorong agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Sementara Ketua TP PKK Kelurahan Ubung, Ny. Dewi Yudi Atmika mengucapkan terima kasih atas dipilihnya wilayah Banjar Batur, Kelurahan Ubung sebagai lokasi kegiatan Posyandu Paripurna. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara langsung. ”Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan wilayah kami kembali ditunjuk untuk pelaksanaan Posyandu Paripurna. Setelah kegiatan ini ditutup, kami siap melaksanakannya secara mandiri demi menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya. (pas)

