DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar menyalurkan bantuan perlengkapan BKB Kit Stunting dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada sejumlah banjar di Kota Denpasar, Senin (24/11/2025).
Bantuan diserahkan Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Denpasar Dra. I Gusti Agung Sri Wetrawati, M.Si., dan Sekretatis DP3AP2KB Kota Denpasar Ayu Wahyuni kepada Banjar Peken, Kelurahan Serangan, Banjar Ambengan, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Banjar Kerthadarma, Kelurahan Pemecutan, dan Banjar Padangsambian, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat.
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan perlengkapan BKB Kit Stunting diserahkan kepada banjar yang telah melaksanakan Posyandu Paripurna. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kader dalam memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pencegahan stunting dan pengasuhan pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).
Ia mengungkapkan bantuan ini mempermudah kader dalam mengedukasi keluarga tentang pencegahan stunting, pola asuh 1.000 HPK, serta memonitor tumbuh kembang anak. Dengan perkembangan teknologi dan penggunaan gawai, orang tua perlu lebih memperhatikan perkembangan anak. ”Semoga bantuan ini bermanfaat, dan tujuan Pemerintah Kota Denpasar untuk menekan angka stunting dapat tercapai,” ujarnya.
Kepala Dinas DP3AP2KB I Gusti Agung Sri Wetrawati didampingi Sekretatis DP3AP2KB Kota Denpasar Ayu Wahyuni menjelaskan BKB KIT Stunting merupakan seperangkat alat penyuluhan edukatif untuk mendukung kader dalam memberikan pemahaman kepada keluarga terkait pentingnya pengasuhan 1.000 HPK. Kit ini berisi media edukatif seperti Buku saku 1.000 HPK kalender pengasuhan 1.000 HPK Kartu Kembang Anak (KKA) alat permainan edukatif seperti papan permainan ular tangga dan mainan stimulasi anak dan lain sebagainya.
Sri Wetrawati menyampaikan tujuan BKB Kit Stunting meningkatkan pengetahuan kader maupun orang tua tentang pengasuhan 1.000 HPK. Selain memberikan stimulasi tumbuh kembang anak melalui permainan edukatif, serta menekan prevalensi stunting. ”Kami harapkan setiap kegiatan Posyandu dapat memanfaatkan alat ini sebagai sarana edukasi,” harapnya.
Dikatakannya, setelah proses penandatanganan berita acara serah terima, bantuan BKB Kit Stunting ini resmi menjadi aset banjar penerima dan dapat digunakan dalam kegiatan Posyandu serta program pemberdayaan keluarga lainnya. “Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap penurunan stunting dapat optimal melalui peningkatan kualitas edukasi dan pengasuhan di tingkat keluarga,” katanya.
Kaling Banjar Ambengan, I Ketut Gede Kesumayuda mengucap syukur karena kader Posyandu di banjarnya mendapat bantuan BKB KIT Stunting, sehingga setiap kegiatan posyandu bisa digunakan untuk alat media edukasi kepada orang tua. “Alat ini sangat bermanfaat bagi kader poyandu, dan kami ucapkan terima kasih,” ucapnya. (pas)

