GIANYAR, FORUMKEADILANBali.com – Pendidikan Dasar Sikap dan Profesi (PDSP) Lembaga Pendidikan Kerja (LPK) Overseas Training Center (OTC) Bali, Gianyar menggelar pelatihan dilaksanakan dari tanggal 8-10 Juni 2026 dipusatkan di Kampus Politeknik Omna Trisakti Chandra Gianyar.
Pada 10 Juni 2026 akan dilaksanakan di Lapangan Dangin Carik Kota Tabanan diikuti seluruh cabang LPK OTC Bali. Hal tersebut disampaikan I Wayan Rediyasa, S.E., M.Tr.Par., selaku Penanggungjawab/Ketua Yayasan Mada Werdi Utama.
Rediyasa menegaskan, OTC (Overseas Training Center) Bali tetap eksis dan semakin membumi dalam peranannya sebagai lembaga pelatihan vokasi pada kancah global. ”PDSP OTC Bali mengambil tema “Mandara Kiran Abhinaya”. Diambil dari bahasa Sansekerta, berarti Mampu menjaga Cahaya Kehormatan berlandaskan Kejujuran dan Ketulusan dengan Penuh semangat berkarya agar berdampak positif terhadap sesame,’’ ujarnya.
Reddy menambahkan, di era globalisasi serba bergegas cepat ini, loyalitas harus dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi para peserta didik. Ia menyebut generasi OTC Bali disebut Otizen. ”LPK OTC Bali seluruh cabang di Bali menerapkan tiga strategi dalam menjawab tantangan global agar lembaga selaras dengan industri (Link and Match industry). Artinya di dalam sebuah lembaga pelatihan maka peserta latih harus mempersiapkan diri sebelum terjun ke Industri dengan mengacu pada kompetensi teknis.
Ia menekankan kampus akan berkolaborasi untuk giat akademisi dan vokasi membentuk kepribadian yang unggul mampu berimajinasi secara akademis dan berkontribusi nyata sesuai kebutuhan industri. ”Itu salah satu dari tiga strategi yang kami usung dalam memperkuat moral peserta latih dalam proses pelatihan,” katanya.
Sementara itu, Operations Manager LPK OTC Bali Gianyar, Made Suartana, Amd, Par., menggarisbawahi Otizen selalu menjalin pertemanan dan menimba ilmu tanpa batas agar bisa bersaing di kancah global dengan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan etika berkompetisi. ”Tantangan selalu ada, tetapi Otizen akan siap dibimbing para instruktur yang mumpuni dan kompeten. Otizen diharapkan selalu menjaga nama baik almamater ,” imbuh Suartana.
PDSP resmi dibuka dengan menerbangkan balon udara dan burung pipit. ”Peserta dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun siap mengikrarkan diri sebagai Otizen, dan lepas dari kebiasaan masa remaja penuh ego sentris dan siap menyambut cita-cita setinggi-tingginya bersama OTC Bali,’’ ucap Cindy salah seorang panitia acara. (dar)

