KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri sekaligus membuka pelatihan pembinaan PMR Mula, Madya, dan Wira Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Jambe pada Kamis, (1/10/2026).
Bupati Satria menekankan bahwa Palang Merah Remaja (PMR) merupakan wadah pembinaan generasi muda sangat strategis mengembangkan karakter, kepedulian sosial, serta keterampilan kepalangmerahan yang selaras dengan prinsip-prinsip Palang Merah Indonesia. “Melalui wadah PMR, generasi muda Klungkung dibentuk menjadi remaja mampu melaksanakan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional seperti kemanusiaan, kesamaan, dan kesukarelaan,” ujarnya.
Bupati Satria berharap para pembina dapat mengambil peran nyata dalam meningkatkan kualitas kegiatan PMR. Sehingga berdampak langsung pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial anak-anak didik agar menjadi generasi yang tangguh bagi pembangunan Kabupaten Klungkung.
Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Klungkung, I Made Kasta mengatakan, PMR merupakan wadah pembinaan generasi muda mengembangkan karakter dan kepedulian sosial. Guna memastikan kegiatan PMR di sekolah berjalan optimal, PMI Kabupaten Klungkung akan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembina PMR Mula, Madya, dan Wira Se-Kabupaten Klungkung 2026.
Ia menjelaskan pelatihan ini mengusung tema “Pembina PMR yang Mahottama”, bermakna selalu harmoni dan kerjasama dalam melaksanakan pembinaan terhadap PMR baik itu dari unsur PMI, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, hingga orang tua siswa sehingga semuanya saling mendukung. Sebagai bagian dari program pembinaan generasi muda, PMI Kabupaten Klungkung akan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembina PMR Tingkat Mula, Madya, and Wira se-Kabupaten Klungkung akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan yakni di Kecamatan Banjarangkan pada tanggal 5-9 Oktober diikuti 45 peserta. Di Kecamatan Dawan tanggal 20-24 Oktober diikuti 45 orang peserta di Kecamatan Klungkung pada 26-30 Oktober melibatkan 53 peserta dan di Kecamatan Nusa Penida tanggal 2-6 November diikuti 24 peserta. (pas)

