BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli menerima kunjungan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Provinsi Bali 2026 di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Senin (10/8/2026).
Kunjungan studi lapangan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, bersama jajaran terkait, Kepala BKPSDM Provinsi Bali diwakili Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Provinsi Bali, Komang Nopariawan, Kepala BKPSDM Kabupaten Bangli, Made Mahendra Putra, beserta segenap jajaran, Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Bangli, para Widyaiswara, serta seluruh peserta PKA.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putramengucaokan selamat datang menyambut hangat kedatangan rombongan peserta di Kabupaten Bangli. Ia menyampaikan berbagai gambaran umum daerah serta berbagi strategi kepemimpinan dalam menghadapi tantangan dan permasalahan tata kelola pemerintahan di daerah. ”Selamat datang di Bumi sejuk bangli, selamat melaksanakan studi lapangan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menggali informasi, berdiskusi secara interaktif, dan membawa pulang gagasan-gagasan perubahan yang bermanfaat bagi unit kerja masing-masing. Jangan lupa menikmati suasana alam, kebudayaan, dan keramahan masyarakat Bangli selama bapak/ibu berada di sini. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan nilai tambah nyata bagi kemajuan pelayanan publik di Provinsi Bali dan seluruh kabupaten/kota peserta masing-masing,” ujar Riana Putra
Sementara itu, sambutan Kepala BKPSDM Provinsi Bali yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Komang Nopariawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bangli atas penerimaan dan fasilitas yang diberikan. ”Kompetensi terbentuk dari knowledge, skill, dan attitude. Knowledge bisa ditingkatkan melalui membaca dan mendengar, namun skill akan menguat jika dialami langsung melalui praktik di lapangan. Inilah bagian penting dari proses pelatihan kepemimpinan,” katanya.
Ia menjelaskan rombongan studi lapangan 46 orang, terdiri dari 40 orang peserta PKA, 2 orang Widyaiswara pendamping, dan 4 orang panitia. Studi lapangan ini berfokus pada dua lokus utama di Kabupaten Bangli, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja. Pemilihan kedua lokus ini didasari oleh berbagai inovasi dan best practice yang telah diterapkan, seperti keberhasilan peningkatan kinerja pelayanan perizinan secara signifikan.
Melalui kegiatan ini, menurutnya, peserta pejabat administrator diharapkan mampu mempelajari strategi kepemimpinan, melakukan diskusi riil di lapangan, serta mengadopsi dan mengadaptasi berbagai inovasi layanan diterapkan di unit kerja masing-masing guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (pas)

