Nasional

Pemprov Bali Imbau Warga Waspada Penipuan Giveaway Mengatasnamakan Gubernur Bali
Diterbitkan: 29 November 2025, 12:12

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Provinsi Bali mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan berkedok giveaway atau pembagian hadiah mengatasnamakan Gubernur Bali. Penipuan ini beredar melalui pesan WhatsApp, telepon video, serta surat palsu yang mencantumkan logo instansi pemerintah dan foto pejabat untuk meyakinkan korban.

Dalam laporan yang diterima, pelaku menghubungi masyarakat menggunakan nomor tak dikenal dan mengaku sebagai perwakilan Gubernur Bali. Pelaku kemudian menginformasikan bahwa korban memenangkan hadiah ratusan juta rupiah dan diminta membayar ”biaya pengaktifan hadiah” sebesar Rp350.000. Modus ini dilengkapi dengan surat palsu beratribut Kementerian Keuangan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, DJP, hingga Otoritas Jasa Keuangan agar tampak resmi.

Pemprov Bali menegaskan semua informasi tersebut adalah palsu. Pemerintah, termasuk Gubernur Bali tidak pernah mengadakan giveaway berhadiah uang dan tidak pernah meminta biaya administrasi atau biaya pengaktifan hadiah dalam bentuk apa pun.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I.B Surja Manuaba mengingatkan masyarakat agar tidak menanggapi pesan mencurigakan, tidak mengirimkan uang, serta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. ”Gubernur Bali tidak pernah mengadakan giveaway berhadiah uang. Jika ada pihak yang meminta pembayaran dengan alasan pengaktifan hadiah, itu dipastikan penipuan. Kami mohon masyarakat segera mengabaikan dan melaporkan nomor tersebut.”

Masyarakat diminta waspada terhadap penggunaan foto pejabat, logo kementerian, atau kop surat palsu. Penipu sering menggunakan desain tiruan untuk meyakinkan korban.

Warga yang menemukan atau menerima pesan serupa dapat melaporkan ke kepolisian terdekat, lapor.go.id, atau menghubungi kanal resmi Pemprov Bali. (*)

Baca Juga :  Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni Ditengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948
Shares: