Nasional

Pimpin Apel Disiplin di Kantor BPKAD, Sekda Eddy Mulya Tekankan Optimalisasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Diterbitkan: 30 Maret 2026, 17:53

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin di lingkungan pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar di halaman kantor setempat, Senin (30/3/2026).

Sekda Eddy Mulya menyampaikan salam hormat dari Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota Denpasar. Beliau berpesan agar semangat sinergi dan kolaborasi terus dijaga dan ditingkatkan di rekan-rekan di jajaran pemerintah daerah. ”Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BPKAD. Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum memperkuat sinergi. Saya melihat kedisiplinan yang luar biasa, baik dari kehadiran maupun kerapian atribut yang digunakan. Hal ini menunjukkan profesionalisme kita sebagai abdi negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut Addy Mulya mengemukakan sesuai penugasan pimpinan, ia hadir dalam kapasitas sebagai Sekretaris Daerah sekaligus Koordinator Pengelolaan Keuangan Daerah. Ada empat poin strategis menjadi penekanan penguatan struktur berbasis fiskal. “Kita harus perkuat struktur pengelolaan keuangan daerah dengan basis fiskal semakin kokoh. Pendapatan daerah harus dikelola dengan cerdas agar kemandirian fiskal kita terus meningkat,” ujarnya.

Ia memaparkan belanja yang proposional, selain pendapatan kuat, struktur belanja harus proporsional. Setiap rupiah yang  dikeluarkan harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan sesuai dengan skala prioritas pembangunan di Kota Denpasar. Selanjutnya akuntabilitas dan transparansi, dimana pengelolaan keuangan wajib menjunjung tinggi nilai akuntabilitas. Di dalamnya terkandung makna transparansi, tanggung jawab (responsibility), dan keadilan (fairness). ”Kita harus memastikan bahwa setiap proses dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral,” ujarnya.

Eddy Mulya mengatakan peningkatan kapasitas personel, karena BPKAD organisasi perangkat daerah sangat vital. Indikator kinerja pemerintah daerah salah satunya diukur dari tata kelola keuangan dan asetnya. Rekan-rekan di BPKAD tidak berhenti belajar. Tingkatkan kapasitas melalui koordinasi, harmonisasi, bimbingan teknis (bimtek), maupun rekonsiliasi berkala. Pengelolaan keuangan dan aset daerah tidak bisa dikerjakan sendirian oleh BPKAD. Tugas ini membutuhkan komunikasi dan koordinasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Tanpa sinergi akan sampai pada titik jenuh. Dengan kolaborasi, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan. ”Mari kita jalani tugas ini dengan rasa syukur, bangga, dan bahagia. Mari kita jadikan BPKAD sebagai pilar yang kokoh bagi kemajuan daerah kita,” ucapnya.

Baca Juga :  Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Walikota Jaya Negara Kembali Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni

Sementara Kepala BPKAD Kota Denpasar, Dr. Ni Putu Kusumawati menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekda Kota Denpasar memimpin apel di lingkungan BPKAD Denpasar. “Arahan yang disampaikan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparansi dalam mendukung pengelolaan aset di Kota Denpasar,” ujarnya. (pas)

Shares: