Nasional

PKK Badung Buka Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga
Diterbitkan: 11 Mei 2026, 21:40 | Diperbarui: 11 Mei 2026, 21:41

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana kebakaran di lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung menyelenggarakan Pelatihan Keluarga Tanggap Kebakaran Rumah Tangga berlangsung, Senin (11/5/2026) di Ruang Aula Kantor Camat Kuta Selatan.

Acara dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa didampingi Ketua WHDI Nyonya Yunita Alit Sucipta, Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba, Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya, Plt. Camat Kuta Selatan, PLN Badung, PMI Badung dan seluruh peserta pelatihan.

Rangkaian kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 11-13 Mei diikuti 55 peserta. Pelatihan meliputi penyuluhan tentang penyebab kebakaran, cara pencegahan, penggunaan alat pemadam api ringan, simulasi pemadaman api, hingga tata cara evakuasi diri dan keluarga dengan aman dan tertib.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung telah menginisiasi kegiatan yang sangat bermanfaat dan relevan ini, khususnya dengan menyasar ibu rumah tangga sebagai peserta utama di Kecamatan Kuta Selatan.

Menurutnya, kehadiran pelatihan ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat akan pengetahuan dasar keselamatan yang selama ini sering terabaikan. ”Saya sangat mengapresiasi langkah Dinas Kebakaran telah menyusun program edukasi ini. Ibu-ibu di rumah adalah pengelola utama segala urusan rumah tangga, mulai dari penggunaan alat elektronik, kompor, instalasi listrik, hingga penyimpanan barang-barang. Karena itu, ibu rumah tangga adalah garda terdepan keselamatan keluarga. Jika ibu paham cara mencegah dan menanggulangi bahaya api, maka keselamatan seluruh anggota keluarga dan aset di dalam rumah akan jauh lebih terjamin,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti di Kecamatan Kuta Selatan, melainkan dapat segera digelar dan menyasar seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Badung. Selain itu, materi serupa juga diharapkan dapat disebarluaskan dan melibatkan berbagai organisasi kewanitaan lainnya, seperti Dharma Wanita Persatuan, WHDI, organisasi wanita desa, dan kelompok perempuan lainnya agar pemahaman keselamatan merata sampai ke setiap pelosok desa dan banjar.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara Buka Denpasar Kite Festival IX 2025, Komitmen Lestarikan Tradisi Malayangan

Ny. Ransiathi Adi Arnawa berpesan kepada ibu-ibu yang hadir mengikuti seluruh rangkaian materi dan praktek dengan sungguh-sungguh, serius, dan penuh perhatian. Ilmu yang didapatkan di sini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi nantinya ibu-ibu sekalian akan menjadi agen penyebar informasi. Sosialisasikanlah kembali apa yang dipelajari kepada tetangga, kerabat, dan lingkungan sekitar tempat tinggal. ”Jadilah pelopor keselamatan, agar semangat tanggap bencana ini tumbuh dan hidup di setiap keluarga Badung,” tegasnya. (pas)

Shares: