Presiden Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wamen Baru

FORUM Keadilan Bali – Presiden Joko Widodo resmi melantik dua menteru dan tiga wakil menteri wamen) baru masuk Kabinet Indonesia Maju, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/6).

”Demi Allah SWT saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Jokowi saat mengambil sumpah jabatan dua menteri dan tiga wakil menteri dilantik.
Dua meteri yang dilantik Presiden Jokowi yakni Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Luthfi, mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria menggantikan Sofyan Djalil. Sedangkan tiga wakil menteri yang diambil sumpahnya adalah Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempi Wetipo menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri Agraria menggantikan rekan separtainya Surya Tjandra.

Isu reshuffle kabinet mencuat sejak PAN bergabung dengan koalisi pemerintah pada Agustus 2021. Pada Maret lalu, sejumlah politikus PAN menyatakan Jokowi telah bertemu dengan Zulkifli. Dalam pertemuan itu, Presiden meminta Zulkifli menyiapkan nama untuk mengisi posisi menteri.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi sudah dikabarkan akan dicopot sejak beberapa bulan terakhir. Dia dianggap gagal menangani masalah kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng di tanah air. Jokowi sempat memberi sinyal tak lagi mempercayai Lutfi dengan menyerahkan penanganan masalah itu kepada Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dengan pelantikan ini, maka Partai Amanat Nasional telah resmi mendapatkan tempat di Kabinet Indonesia Maju. Zulkifli Hasan juga melengkapi jajaran ketua umum partai anggota koalisi yang menjadi menteri Jokowi. Sebelumnya sudah ada nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. Hanya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar yang tak masuk ke kabinet.

Baca Juga :   Hari ini, Badung Education Fair 2022 Digelar