Nasional

Putri Koster Ajak Perempuan Bali Berani Jadi Womenpreneur Tanpa Tinggalkan Jati Diri
Diterbitkan: 7 Agustus 2026, 08:50

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Adat dan tradisi tidak pernah mengekang perempuan Bali untuk berwirausaha. Lahir dan tumbuh dalam adat serta tradisi yang kuat, perempuan Bali dikenal tangguh dalam menjalankan berbagai perannya, baik dalam keluarga, kehidupan adat, maupun ranah publik.

”Adat, budaya dan tradisi Bali selalu memberikan peluang bagi perempuan untuk mandiri,” ungkap Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri talkshow inspiratif bertajuk ”Perempuan Bali Berdaya: Merajut Budaya dalam Membangun Bangsa” di Atrium Icon Mall, Sanur, Kamis (6/8/2026).

Ny. Putri Koster menjelaskan perempuan Bali tidak hanya menjalankan tugas domestik, tetapi memiliki hak mengembangkan potensi, mengejar minat, dan mewujudkan cita-citanya di ranah publik. Salah satunya dengan menjadi perempuan pengusaha atau womenpreneur. ”Womenpreneur harus memiliki jiwa yang kuat dan pantang menyerah. Jika jatuh, bangkit lagi. Harus memiliki visi dan tujuan, serta disiplin dan inovatif,” imbuhnya.

Menurutnya, karakter tangguh dan pantang menyerah telah melekat pada diri perempuan Bali. Hal tersebut tercermin dari kemampuan mereka dalam membagi waktu dan menjalankan berbagai tanggung jawab, mulai dari urusan rumah tangga, kegiatan adat dan tradisi, hingga pekerjaan serta aktivitas di ruang publik. ”Jangan takut, lakukan saja. Ibu yakin perempuan Bali pasti bisa. Namun, semuanya tetap harus dijalankan secara seimbang. Jangan sampai melupakan perannya sebagai ibu rumah tangga,” katanya.

Ny. Putri Koster menjelaskan perempuan memiliki peran penting sebagai ibu dan istri dalam keluarga, mendampingi suami, serta menjadi benteng utama dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri menjelaskan sebanyak 64,5 persen UMKM di Indonesia digerakkan oleh perempuan. ”Hal ini membuktikan perempuan mampu menopang perekonomian daerah dan nasional, sekaligus menciptakan efek berganda yang positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Koster dan Ny. Putri Koster Saksikan PementasanMengangkat Perjalanan Sukarno di Ende

Dyah Roro menegaskan Kementerian Perdagangan bersama pemerintah pusat akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk memajukan UMKM dan sektor industri melalui berbagai program serta fasilitas yang tersedia.

Sementara Ketua Umum BPD HIPMI Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi perempuan Bali agar tidak takut memulai usaha dan berani menjadi womenpreneur.

Menurutnya, semakin banyak perempuan yang membangun dan mengembangkan UMKM lokal, seperti industri kerajinan, tenun, dan sektor kreatif lainnya, semakin besar peluang produk lokal untuk berkembang dan naik kelas. (fkb/pas)

Shares: