Nasional

Rawan Kecelakaan, Jalan Berlobang di Kintamani Belum Ditangani Instansi Terkait
Diterbitkan: 17 Maret 2026, 18:31

BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Meski viral di sejumlah flatform media sosial, hingga saat ini kondisi jalan berlobang dari depan Kantor Kepala Desa Batur Utara hingga pertigaan Serahi-Kintamani, Bangli belum mendapatkan penanangan dari instansi terkait.

Sejumlah warga menilai, selain rawan kecelakaan dapat merusak kendaraan , jalan berlobang tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas. ”Beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas di sekitar ini,” ungkap Waga Kintamani, Wayan Arta didampingi sejumlah warga lainnya.

Ia berharap pemerintah secepatnya berupaya untuk melakukan perbaikan jalan tersebut. Pasalnya, kecelakaan terkahir terjadi beberapa waktu lalu tepatnya di depan Masjid tidak jauh dari Kantor Polsek Kintamani. Menurutnya, kecelakaan tersebut menyebabkan salah seorang warga mengalami luka-luka. ”Lobang besar tepat berada di tengah jalan malam hari tidak bisa dilihat pengendara saat suasana kabut, sehingga terjadi kecelakaan itu,” ungkapnya.

Arta menjelaskan sekitar dua minggu lalu ada upaya melakukan penambalan sejumlah lobang pada ruas jalan tersebut. Namun penambalan hanya dilakukan beberapa meter, mulai dari depan kantor Camat Kintamani hingga di depan lapangan Umum Pelni. ”Saya pikir akan dilakukan penambalan susulan ruas yang lain. Ternyata hingga saat ini belum ada penambahan perbaikan,” tegasnya seraya menambahkan rusaknya ruas jalan tersebut sangat mengganggu arus lalu lintas. Apalagi lokasi tersebut termasuk ruas jalan utama sangat padat.

Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles ketika dimintai konfirmasinya menyebutkan ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan propinsi. Sehingga perbaikannya ada di tangan propinsi. ”Kami telah berulang kali melaporkan kerusakan tersebut kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan,” tegas Carles yang juga warga Desa Batur Utara ini.

Carles mengungkapkan kerusakan jalan tersebut bukan hanya dilaporkan kepada pihak terkait, namun telah viral di sejumlah media sosial. ”Kondisi jalan tersebut sudah sangat viral di medsos,” ucapnya.

Baca Juga :  Industri Jasa Keuangan Provinsi Bali Catatkan Kinerja Solid dan Terjaga Stabil

Pantauan di lokasi menunjukan kerusakan ruas jalan tersebut kemungkinan besar dipicu musim hujan cukup panjang menyebebabkan air hujan menggerus jalan tersebut. Ketika terjadi hujan, jalan sering tergenang air karena got tidak berfungsi dengan baik. Air menggenang badan jalan sehingga mempercepat kerusakan. (jel)

Shares: