Nasional

Rayakan Tumpek Krulut Dipadati Krama Bali, Gubernur Koster: Warisan Leluhur untuk Saling Mengasihi
Diterbitkan: 4 Januari 2026, 13:33

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com -Pemerintah Provinsi Bali menggelar konser perayaan Tumpek Krulut di Panggung Terbuka Art Centre Denpasar, Sabtu, (3/1/2026).

Berbeda dengan perayaan sebelumnya, perayaan hari kasih sayang dresta Bali kali ini dimeriahkan berbagai penyanyi lokal Bali mulai dari Putri Bulan, Lebri Partami, Agus Veron, Bayu KW, Yong Sagita, Jun Bintang, Lolot hingga Bagus Wirata.

Perayaan Tumpek Krulut mendapatkan apresiasi sangat baik dari masyarakat Bali. Terlihat panggung Terbuka Ardha Candra dipenuhi para penonton datang sejak sore hari dan memadati tempat-tempat duduk yang tersedia. ”Selamat merayakan Rahina Tumpek Krulut, hari raya kasih sayang Dresta Bali,” ucap Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi istri Ny. Putri Koster.

Koster menyampaikan Tumpek Krulut merupakan bentuk warisan lokal yang diwariskan para leluhur Bali sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih dan sayang. ”Kita diberikan pengetahuan untuk saling menyayangi, saling mengasihi dan saling menghormati. Sebagai krama Bali yang taat melaksanakan ajaran adiluhung leluhur Bali, mari kita laksanakan dengan baik agar Bali terus ajeg dengan karakter dan identitas budayanya yang unik dan unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Ny. Putri Koster mengajak masyarakat Bali bersama-sama merayakan hari kasih sayang atau Tresna Asih tersebut. ”Smeton sami, rahajeng Tumpek Krulut. Mari kita tumbuhkan kasih sayang kita sebagai Nak Bali saling mengasihi dan saling mencintai,” katanya.

Ia berharap hari Tumpek Krulut ini dapat dijadikan momentum agar masyarakat dapat bersatu dan saling mengasihi untuk bersama-sama membangun Bali.

Sebelumnya, Sabtu (3/1/2026), Gubernur Koster tampak merayakan hari Tumpek Krulut bersama dengan generasi muda Bali di beberapa stand kuliner/UMKM di beberapa tempat Bali. Masyarakat dipersilahkan datang merayakan hari kasih sayang Dresta Bali bersama sambil menikmati hidangan kuliner secara gratis.

Baca Juga :  Puncak HUT Ke-64 Pramuka, Wawali Arya Wibawa Dorong Gerakan Pramuka Jadi Panutan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Diketahui Tumpek Klurut jatuh setiap Sabtu Kliwon Wuku Krulut. Secara harfiah, ”Klurut” berasal dari kata Lulut yang berarti sayang, cinta atau daya tarik yang kuat. Sering disebut sebagai ”Valentine versi Bali’’. Tumpek Krulut kini dirayakan masyarakat Bali sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan atau Tresna Asih. (fkb/pas)

Shares: