FORUM Keadilan Bali – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Denpasar memperingati Nurses Day atau Hari Perawat Internasional tanggal 12 Mei. Kegiatan dikemas dengan pengabdian masyarakat lewat penyuluhan kesehatan dan pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas ini dibuka Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dengan penancapan Kayonan di Graha Nawasena, Rumah Harapan Kota Denpasar, Jumat (12/5).
Hadir Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. AA Ayu Candrawati, Kadis Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, Sekretaris PPNI Provinsi Bali Ns. I Wayan Suardana, Ketua PPNI Kota Denpasar Ns. I Ketut Sudiarta, Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara, Pengurus PPNI Kota Denpasar serta undangan lainya.
Sekda Kota Denpasar Alit Wiradana menjelaskan, PPNI sebagai organisasi profesi perawat mempunyai tanggung jawab meningkatkan dan memelihara kompetensi perawat sesuai kode etik profesi. Keberadaannya wajib memberikan kontribusi positif mendukung pembangunan kesehatan sekaligus memperjuangkan pengembangan profesi sehingga dapat memberikan pelayanan yang berkualitas. ”Kami memberikan apresiasi apa yang dilakukan PPNI berperan di tengah-tengah masyarakat pada momentum perayaan International Nurses Day ini melalui kegiatan yang mendukung penyandang disabilitas,” ujarnya.
Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana mengungkapkan saat ini pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas merupakan suatu hal sangat penting. Hal ini untuk menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas serta memberikan dukungan meningkatkan kemandirian dan kesamaan hak bagi penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan.
Dia menjelaskan Pemerintah Kota Denpasar terus memberikan dukungan dan perhatian tersebut telah memberikan pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas. Beberapa diantaranya tempat berlangsungnya acara hari ini, graha Nawasena, Rumah Harapan Disabilitas Kota Denpasar, dengan pengelolanya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gantari Jaya. ”Digawangi penyandang disabilitas kreatif diharapkan mampu menjadi ruang inspirasi dan inovasi guna menggugah semangat wirausaha penyandangan disabilitas di Kota Denpasar, termasuk program seribu tangan palsu yang merupakan kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Sekda Alit Wiradana berharap adanya dukungan sosial secara berkelanjutan mampu meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas. Sehingga mampu mendorong penyandang disabilitas menjadi manusia yang mandiri dan mampu menjadi manusia indonesia yang berperan aktif dalam sektor pembangunan. ”Saya mengajak semua pihak untuk bergerak bersama Pemkot Denpasar memberikan akses yang makin luas bagi saudara penyandang disabilitas dalam memenuhi kebutuhannya,” ucapnya.
Dia menambahkan upaya pemerintah meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan, dan rehabilitasi bersumber daya masyarakat bagi kawan-kawan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan dari semua pihak.
Sekretaris PPNI Provinsi Bali Ns. I Wayan Suardana didampingi Ketua PPNI Kota Denpasar Ns. I Ketut Sudiarta menjelaskan, setiap tanggal 12 Mei diperingati Hari Perawat Internasional atau sedunia. Hal ini merupakan momentum memperingati semangat pelopor keperawatan dunia. Semangat ini menjadi inspirasi bagi perawat seluruh dunia dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Dia menyampaikan ini merupakan salah satu profesi mulia di dunia. Perawat harus terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan tema Our Nurses, Our Future, diharapkan menjasi momentum untuk menetapkan visi keperawatan di masa depan untuk mengatasi tantangan kesehatan global dan meningkatkan kesehatan global untuk semua. “Kita perlu belajar dari pelajaran pandemi dan menerjemahkannya ke dalam tindakan di masa depan,” paparnya.
Ditambahkan Sudiarta, peringatan hari Perawat Internasional atau Nurses Day tahun ini dikemas dengan pengabdian masyarakat. Pelaksanaanya dikemas dengan pelayanan kesehatan dan penyuluhan kesehatan dengan menyasar penyandang disabilitas. Kedepan mampu mendukung pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas. “Sekarang saatnya melihat ke masa depan dan menunjukkan apa arti investasi ini bagi keperawatan dan perawatan kesehatan. Hari ini kegiatan difokusnya kepada penyandang disabilitas, sesuai dengan tema Nurses Day yaitu Our Nurses, Our Future,” imbuhnya.

