BANGLI, FORUMKEADILANBALI.com – Sekolah jenjang SMP di Kabupaten Bangli dipastikan siap mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) akan dilaksanakan tanggal 6 April 2026 bmendatang. Kesiapan tersebut bukan hanya dari segi teknis seperti penyiapan perangkat komputer, jaringan serta listrik, namun juga dari segi mental siswa. Demikian disampaikan Ketua MKKS SMP Kabupaten Bangli, Komang Mudarka, M.Pd., Selasa (31/3/2026)
Mudarka yang juga Kepala SMPN 3 Kintamani ini mengatakan tahun ini semua sekolah SMP di Kabupaten Bangli mampu melaksanakan TKA secara mandiri. Ini menunjukan jika sekolah-sekolah di Bangli khususnya jenjang SMP, baik berada di daerah perbukitan seperti SMP Satu Atap secara teknis tidak menemui kendala. ”Infomasi dari teman-teman kepala sekolah serta hasil rapat kami, diketahui semua sekolah siap mengikuti TKA di sekolah masing-masing,” ujar Mudarka seraya menambahkan, pelaksanaan TKA tahun ini ada sedikit perbedaan yakni pengawas ditugaskan juga akan dipantau melalui kamera yang ada di sistem.
Terkait persiapan peserta, Mudarka menyampaikan, seluruh sekolah di Bangli jauh hari telah melakukan persiapan menjelang pelaksanaan TKA. Salah satu yang umum dilakukan dengan memberikan jam tambahan khusus bagi peserta memahami materi-materi khususnya untuk Mapel Bahasa Indonesia dan Matematika. ”Kami memberikan jam tambahan khusus untuk Mapel Matematika dan Bahasa Indonesia menjelang pelaksanaan TKA,” ucapnya seraya menjelaskan sekolah menyiapkan buku-buku berkaitan dengan bentuk soal dan pembahasan TKA.
Hal senada juga diungkapkan Kepala SMPN Satap 2 Kintamani, Eka Putra Wirata. Kepala Sekolah berlokasi di Desa Gunungbau Kintamani ini mengatakan, pihaknya secara umum siap mengikuti TKA ini. ”Ketika dilakukan simulasi kami menemukan sedikit kendala teknis. Chroomebook yang kami gunakan gagal. Setelah dilakukan kordinasi dengan tim propinsi, kini perangkat itu bisa digunakan untuk mengikuti TKA,” tegas Eka Wirata.
Wakil Kepala SMPN 7 Kintamani, Wayan Sudana mengatakan hal yang sama. Sekolah berlokasi di Desa Sukawana ini secara umum siap mengikuti TKA tahun 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dari segi perangkat seperti computer, jaringan listrik maupun internet tidak ditemukan masalah selama simulasi. ”Dari segi teknis tidak ada masalah, peserta juga telah diberikan jam tambahan berlatih menjawab soal serupa dengan model TKA,” tegas Sudana seraya berharap hasil TKA tahun ini benar-benar memberikan gambaran terhadap hasil dan kualitas pembelajaran di SMPN 7 Kintamani. (jel)

