KARANGASEM, FORUMKEADILANBali.com – Kunjungan Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, ke warga kurang mampu di Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Jumat (21/8/2026), tidak sekadar menyerahkan bantuan sosial.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta menemukan kondisi keluarga membutuhkan penanganan lebih lanjut, termasuk dua anggota keluarga yang mengalami gangguan mental.
Ny. Sriasih Giri Prasta didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, beserta jajaran menyerahkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan memasak kepada 20 kepala keluarga. Kegiatan tersebut bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 BKOW.
Bantuan dipusatkan di kediaman Ni Wayan Trantim (78), dihuni tiga kepala keluarga dengan total 12 orang. Dalam kunjungan tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta melihat langsung kondisi kehidupan keluarga yang tinggal dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak.
Salah satu persoalan menjadi perhatian adalah kondisi keluarga Ni Wayan Sariani, yang memiliki seorang anak berusia 13 bulan dengan kondisi stunting. Kondisi tumbuh kembang anak tersebut akan menjadi perhatian untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan dari pihak terkait.
Selain itu, di rumah tersebut juga terdapat anggota keluarga mengalami gangguan mental dan membutuhkan pendampingan. Kondisi ini mendorong Ny. Seniasih Giri Prasta segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali agar penanganan dapat dilakukan lebih komprehensif. ”Kita jangan pernah menutup mata terhadap lingkungan terdekat kita, apalagi menyangkut kehidupan, kesehatan, dan kemampuan mereka untuk bertahan hidup. Mari kita lebih peka terhadap warga yang membutuhkan kehadiran dan uluran tangan kita,” ujarnya.
Ia mengatakan, persoalan sosial di tengah masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya melalui bantuan sesaat. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama dan tindak lanjut yang berkelanjutan agar masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan pendampingan.
Terkait dua anggota keluarga yang mengalami gangguan mental, Ny. Seniasih Giri Prasta mendorong agar dilakukan asesmen dan pendampingan oleh tenaga yang kompeten. Salah satu upaya yang akan dikoordinasikan adalah terapi untuk membantu meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi mereka. ”Sebelum kondisinya semakin berat, mari kita berikan pendampingan dan terapi yang tepat. Setelah itu, kita perlu mendorong mereka untuk beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan. Jangan sampai mereka merasa sendiri dan semakin menarik diri,” katanya.
Selain penanganan kesehatan dan sosial, Ny. Seniasih Giri Prasta akan mengupayakan dukungan untuk perbaikan kondisi tempat tinggal keluarga tersebut. Salah satunya melalui penjajakan bantuan dari pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sehingga keluarga tidak lagi harus tinggal dalam kondisi yang berhimpitan. ”Persoalan seperti ini, kita tidak bisa bekerja sendiri. Mari bergotong royong hadir untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian dan kepedulian kita. Dengan bersama-sama, pekerjaan berat akan menjadi lebih mudah dan ringan untuk dikerjakan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh anggota BKOW Provinsi Bali dan GOW Kota/Kabupaten se-Bali meningkatkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kepedulian terhadap warga kurang mampu harus dimulai dari lingkungan terdekat. ”Jangan sampai ada warga di sekitar kita yang mengalami kesulitan, tetapi tidak terlihat karena kita kurang peka. Kepedulian harus dimulai dari lingkungan terdekat dan dilakukan secara bersama-sama,” ucapnya. (fkb/pas)

