Nasional

Tampil di Peed Aya PKB XVII, Kota Denpasar Sajikan Garapan ”Tattwa Parisuda Vasudhaiva Kutumbhakam”
Diterbitkan: 13 Juni 2026, 20:33

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 dengan temak Atma Kerthi: “Jiwa Siwa Parisudha”, dibuka Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, didampingi Gubernur Bali,  I Wayan Koster dengan memukul Kulkul di kawasan Monumen Bajra Sandi, Renon, Sabtu (13/6/2026).

Duta kesenian Kota Denpasar, tampil apik pada Pesta Kesenian Bali dengan menyajikan sebuah garapan bertajuk ”Tattwa Parisuda Vasudhaiva Kutumbhakam” pada pesta kesenian tahunan tersebut.

Hadir menyaksikan penampilan Kota Denpasar Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan tamu undangan lainnya. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang kawasan jalan yang dilalui barisan pawai dari masing-masing daerah itu.

Sajian Peed Aya Kota Denpasar dikemas sangat megah melibatkan 700 peserta terdiri dari para penari, penabuh, truna truni Kota Denpasar, siswa-siswi sekolah dan kalangan lainnya.

Rangkaian pawai Kota Denpasar diawali penampilan papan nama, dilanjutkan busana adat Kota Denpasar, dan diikuti berurutan penampilan Tek-Tekan, Karnaval, Bungan Jaja dan Uparengga. Setelah itu, dilanjutkan penampilan Legong Manca diiringi Semara Pagulingan Seka Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Seka Kubu Barong Kota Denpasar dan Tari Sang Hyang Dedari.

Barisan dengan penampilan Pasepan, dilanjutkan garapan tematik Wayang Sapuh Leger diiringi Gender Seka Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar. Sebagai penutup pawai Kota Denpasar penampilan Ogoh-ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh karya Maestro Marmar Herayukti diiringi Seka Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan kebanggaan terhadap penampilan seniman

Duta Kota Denpasar dikomandoi Komunitas Sakti Manca ini. ”Penampilan adik-adik peserta Peed Aya Kota Denpasar begitu memukau. Tentunya ini adalah sebuah kebanggaan. Mewakili Pemerintah Kota Denpasar, dan seluruh masyarakat Kota Denpasar, saya mengucapkan terima kasih atas penampilan dan semangat luar biasa dari adik-adik semua,” ujar Arya Wibawa.

Baca Juga :  Pujawali Pura Mandhara Giri Semeru Agung Berjalan Lancar, Cok Ace Apresiasi Dukungan Pemkab Lumajang

Sementara itu, Koordinator Pawai Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista mengatakan pembukaan pawai PKB 2026 ini dengan tema ”Tattwa Parisuda” diangkat memiliki esensi dialektika spiritual antara kesadaran hakiki (Tattwa) dan purifikasi eksistensial (Parisuda).

Secara filosofis, kata Gus Eka, konsep ini merepresentasikan kesadaran, yakni proses dekonstruksi terhadap batin (mala) melalui ketajaman spiritual (wiweka) dipahami sebagai evolusi kesadaran realitas material demi mencapai kemurnian jiwa. ”Tattwa Parisuda menyatukan

kejernihan pikiran (manacika) dengan integritas tindakan (kayika), sehingga jiwa kembali pada esensi nirmala menuju kebenaran hakiki dan mutlak,” jelasnya.

Ia menjelaskan, secara garis besar penampilan Duta Kota Denpasar dibagi menjadi tiga segmentasi. Pertama, diawali penampilan nilai-nilai Vasudhaiva Kutumbhakam atau menyama braya yang merefleksikan Denpasar sebagai ruang harmonis merawat keberagaman, kreativitas, serta menjaga warisan budaya sebagai identitas kota. Kedua, garapan mengangkat tentang kearifan lokal berisikan berbagai macam tarian sakral, seperti Dedari Mesolah, dan tarian Legong. Segmen terakhir adalah segmen tematik akan ditutup dengan penampilan Ogoh-ogoh Sapa Warang, karya Marmar Herayukti dari Banjar Gemeh. (pas)

Shares: