Nasional

Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik, Gubernur Koster Dianugerahi Tribun Bali Award
Diterbitkan: 30 Mei 2026, 00:44 | Diperbarui: 30 Mei 2026, 00:55

*Dahlan: Kontribusi Mulia untuk Masyarakat

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster di Pemerintah Provinsi Bali pada periode ke-II tahun 2026 dianugerahi penghargaan Tribun Bali Award 2026 kategori ”Tata Kelola Ekonomi Daerah Terbaik”.

Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Bali, Wayan Koster dari CEO Tribun Network (Tribunnews), Dahlan Dahi, pada Jumat (Sukra Umanis, Warigadean) 29 Mei 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar.

Tribun Bali menganugerahi penghargaan bergengsi tersebut, karena menilai Pemerintah Provinsi Bali yang dinahkodai Gubernur Koster telah mencatatkan kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi, kemiskinan, pendidikan, pesehatan, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi ditengah dinamika nasional maupun global. Ditangan Wayan Koster, ekonomi Bali berhasil mengalami pertumbuhan 5,58 persen pada periode Triwulan I tahun 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Tribun Bali. Penghargaan ini bukan sesuatu yang dicari. Terus terang yang harus dilakukan lebih banyak mengutamakan kerja dari pada atribut penghargaan. “Bukan ini yang dicari, tapi kerja untuk Bali dan masyarakat Bali,” ujarnya.

Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menegaskan di periode keduanya, masih banyak pekerjaan dan sejumlah agenda penting untuk Bali yang harus dituntaskan, karena waktu lima tahun menjadi Gubernur Bali terlihat sangat singkat. “Jadi di periode kedua, sebelum berakhir pada 20 Februari 2030, saya harus kerja lebih cepat dan kerja lebih keras agar bisa meletakan pondasi yang kokoh untuk Bali sesuai Haluan Pembangunan Masa Depan Bali 100 Tahun Bali Era Baru,” katanya sembari mengatakan Bali kedepan harus tetap eksis dengan pondasi kehidupan yang semakin berkualitas, berdaya saing tinggi, dan kompetitif dari segi ekosistem kehidupan lingkungan serta budaya-nya sesuai visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Baca Juga :  Pengaruh Nyoman Suwirta Sangat Kuat Menangkan Koster-Giri dan Satriya di Klungkung

Berbicara ekonomi, Koster mengungkapkan dalam pemerintahannya Ekonomi Bali sempat mengalami minus 9,31 persen akibat bencana dunia pandemi Covid-19 tahun 2020. Kemudian pada 2021 ekonomi Bali secara perlahan membaik 1,46 persen, tahun 2022 membaik tumbuh positif 4,3 persen, sampai di tahun 2025 membaik 5,82 persen atau berada nomor lima di Indonesia. “Bali berada nomor lima di Indonesia ekonominya paling baik. Sedangkan nomor empat sampai diatasnya merupakan daerah penghasil tambang seperti minyak, gas, batubara, nikel. Jadi ekonomi Bali 5,82 persen itu sebenarnya kontribusi terbesarnya dari sektor pariwisata,” jelas Gubernur Koster seraya mengatakan pada tahun 2025 jumlah wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 7,05 juta orang atau lebih tinggi dari tahun 2024 yang hanya mencapai 6,33 juta orang.

Pada tahun 2025, kata Koster, pariwisata Bali berkontribusi sebagai penyumbang devisa mencapai Rp 176,0 triliun atau 55,0 persen. Jadi bisa bayangkan, Pulau Bali kecil bisa memberikan kontribusi secara ekonomi, karena daya tariknya tidak ada mengalahkan yaitu kekayaan dan keunikan seni budaya Bali di dalamnya meliputi berbagai adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali. “Inilah magnet pariwisata Bali, selain merawat infrastrukturnya harus bagus, nomor satu di hulu harus dirawat adalah budaya sampai desa adat. Tanpa desa adat di Bali kita tidak bisa merawat budaya Bali secara utuh. Bali harus bangga, karena satu-satunya provinsi di Indonesia mampu melestarikan desa adat,” jelasnya.

Tata kelola penguatan ekonomi Bali di kepemimpinan Gubernur Koster tidak saja bertumpu pada sektor pariwisata, namun Gubernur Bali lulusan ITB ini menginovasikan kebangkitan ekonomi Bali untuk mewujudkan Bali Berdikari dalam Bidang Ekonomi melalui sentuhan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali dengan menguatkan sektor unggulan yang ada di Pulau Dewata, diantaranya meliputi sektor pertanian, kelautan/perikanan, industri, IKM, UMKM, dan koperasi, sektor ekonomi kreatif dan digital, serta sektor pariwisata.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Sambut Baik Pelaksanaan Pujawali di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Tonja

Sementara CEO Tribun Network (Tribunnews), Dahlan Dahi menyampaikan penghargaan ini diberikan setelah kerja keras melakukan penilaian atas kebaikan program yang dilakukan pemerintah daerah, swasta, sampai individu dalam membangun kemajuan daerahnya dan membangun masyarakat. “Kita lihat seberapa besar kontribusinya dalam berbuat mulia kepada Masyarakat. Jadi itu makna penghargaan yang kami berikan dalam ajang Tribun Bali Award 2026 ini,” jelas Dahlan. (fkb/pas)

Shares: