GIANYAR, FORUMKEADILANBali.com –Cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Gianyar 80,63% merupakan rekor tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di Bali data per 25 Mei 2026. Rekor ini didukung estimasi populasi anjing di Gianyar tahun 2026 sebanyak 79.915 ekor, dan 64.435 ekor anjing telah divaksin.
Hal ini disampaikan drh. Made Dwi Temaja, Staf Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Gianyar, atas seijin Plt. Kepala Dinas Pertanian Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Gianyar, I Wayan Rawit Suarta, Jumat (29/5/2026) di Gianyar.
Dijelaskan, sebanyak 257 ekor anjing berbagai umur dan ukuran mendapatkan vaksin rabies serentak di Banjar Taman dan Banjar Margabingung, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, yakni 115 ekor anjing di Banjar Taman, dan 142 ekor anjing di Banjar Margabingung melibatkan 13 orang petugas/relawan,” jelas drh. I Nyoman Dharma Arya selaku Kepala UPTD Puskeswan III Dinas Peranian Gianyar Kesehatan Hewan (Puskeswan) III.
Ia menjelaskan, vaksinasi hewn penular rabies (HPR) seretak dilakukan guna menanggulangi gigitan hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing maupun kera. “Cakupan hasil vaksinasi serentak Kabupaten Gianyar per 25 Mei 2026 adalah 80,63%. Artinya Kabupaten Gianyar tertinggi hasil vaksinasinya sekaligus terendah kasus gigitan di Bali,” ujar alumni Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana 2001 ini.
Ia menambahkan, rabies bukan hanya persoalan kesehatan hewan, tetapi menyangkut keselamatan manusia, pariwisata, dan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengendalian rabies memerlukan langkah cepat, terukur, konsisten, dan berkelanjutan. Vaksinasi serentak tetap menjadi kunci utama memutus rantai penularan. “Kami melakukan eleminasi selektif salah satu langkah terakhir dengan cara ilmiah, manusiawi, terukur dan bertanggung jawab,” imbuh bapak satu putri ini.
Sementara Kelihan Dinas Banjar Taman Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, I Gede Merta mengucapkan terima kasih kepada petugas/relawan yang aktif melaksanakan vaksin serentak tanpa lelah. “Terima kasih banyak sudah peduli dengan daerah kami informasi tentang bahaya rabies. Warga kami sangat antusias membawa anjingnya untuk divaksin,” ujar alumni SMAN Sukawati Gianyar 2017 ini. (dar)

