DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Cabang olahraga (cabor) Mixed Martial Arts (MMA) menergetkan merebut 3 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II akan digelar di Menado, Sulawesi Utara, Oktober 2026 mendatang.
Atlet olahraga bela diri campuran yang dipersiapkan ini hasil dari pemantauan prestasi mulai dari tingkat kabupaten/kota, Porprov Bali hingga kejuaraan nasional (Kejurnas). Persiapan dilakukan melalui program desentralisasi bekerja sama dengan berbagai pusat pelatihan (gym) seperti Bali MMA Canggu Badung.
Ketua IBCA-MMA Provinsi Bali, Ketut Rochineng, Jumat (21/8/2026) mengatakan persiapan desentralisasi berjalan terhadap atlet MMA Bali dipersiapan terjun di PON. Setelah melakukan rekrutmen atlet potensial yang ada di kabupaten/kota di Bali. ”Atlet yang masuk tim PON Bela Diri semua atlet terbaik telah berprestasi di beberapa ajang kejuaraan, salah satunya Porprov Bali tahun lalu.” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya belum tahu kekuatan lawan yang akan turun di PON Bela Diri, mengingat ini baru pertama kali diakui dan ikut ambil bagian pada PON tersebut. Karena cabang olahraga MMA ini telah resmi dipertandingkan pada PON 2028 di NTB dan NTT. ”Kami pengurus dan pelatih bertekad memberikan yang terbaik untuk Bali di kancah nasional,” ucap Rochineng.
Sementara Pelatih Tim Pon Bila Diri, Teddy Indika Putra menyatakan atlet yang terakomodir masuk tim PON Bela Diri ini secara kualitas tidak diragukan lagi. Berdasarkan catatan prestasi atlet ini telah juara di beberapa kelas pada Porprov Bali dan kejuaraan nasional yang diikuti.
Ia menyampaikan PON Bela Diri akan digelar di Kota Menado, Sulut pada Oktober mendatang. Olahraga campuran ini akan mampu memberi kontribusi medali emas bagi kontingen Bali.
Disinggung target medali emas yang akan direbut atlet MMA Bali, Teddy mengaku optimis Bali akan berhasil merebut tiga medali emas. ”Saya selaku pelatih melihat perkembangan anak-anak mengalami peningkatan signifikan, baik tehnik, fisik maupun strategi bertanding. Tidak berlebihan rasanya kami bersama pengurus optimis tiga medali emas akan dapat dirah atlet Bali di PON nanti,” tegas Teddy.
Ketika disinggung peluang medali emas Bali, Teddy menyatakan medali emas kami incar di kelas 51kg, 48 kg, dan 60 kg.
Mempercayakan dua pelatih teddy dan toric, latihan kini fokus pada peningkatan kemampuan striking atau pukulan, tendangan dan ground atau gulat bawah.
Tedy menambahkan tim MMA Bali akan turun di kelas/katagori diantaranya flyweight putra MMAA, strawweight putra MMAA, strawweight putri MMAA, superlight weight putra MMAA, middle weight putra MMAA, bantam weight putri MMAA, dan feather weight putra MMAA dengan berat badan dibawah 70 kilogram. (fkb)

