BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Fungsional, serta penyerahan SK kepada 1.494 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di halaman Kantor Bupati Bangli, Selasa (30/12/2025).
Pelantikan dan penyerahan SK PPPK paruh waktu dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar. Turut menyaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Staf Ahli, Asisten Sekda, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bangli.
Bupati Sedana Arta menegaskan pelantikan ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diambil upaya penataan organisasi dan penyegaran birokrasi demi mempercepat visi-misi pembangunan daerah. ”Jabatan adalah amanah. Dibalik kepercayaan ini, ada tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif dan memberikan kinerja terbaik. Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan momentum meningkatkan etos pelayanan publik,” tegasnya.
Beberapa nama pejabat yang menempati posisi baru di antaranya, I Nyoman Murditha, S.Kom.,M.Eng., sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Ni Made Aryani, S.E., M.Pd.H. menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sang Made Wicaya, S.Kom., sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, I Made Yuana Kertadinatih, S.H.,M.H., menempati jabatan baru sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Momen spesial terjadi saat penyerahan SK kepada 1.494 orang PPPK paruh waktu. Penyerahan SK ini untuk memberikan status hukum yang jelas bagi para pegawai yang sebelumnya berstatus honorer agar ke depan dapat diproyeksikan menjadi PPPK penuh waktu sesuai kebutuhan anggaran. Rincian PPPK yang menerima SK, yakni tenaga guru 398 orang, tenaga kesehatan 12 orang, tenaga teknis 1.084 orang.
Bupati Sedana Arta berpesan kepada PPPK paruh waktu tetap menjaga disiplin diri dan meningkatkan etos kerja. “Jadikan profesi ASN ini sebagai wadah pengabdian yang tulus. Tunjukkan profesionalisme dalam melayani masyarakat Bangli,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, memohon tuntunan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan baik demi kemajuan Kabupaten Bangli lebih sejahtera dan berdaya saing. (fkb/pas)

