DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan menyasar banjar-banjar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Kegiatan yang dirangkaikan pembagian bag composter dilaksanakan di Banjar Bhuana Sari, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Rabu (25/3/2026).
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa hadir di Banjar Bhuana Sari, menyampaikan sosialisasi menyasar anggota PKK yang ada di banjar-banjar diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya di skala rumah tangga. Kegiatan ini bentuk komitmen nyata mendukung program Pemerintah Kota Denpasar pengolahan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan.
Ny. Ayu Kristi menekankan, ibu-ibu sebagai garda terdepan dalam rumah tangga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk memilah sampah seluruh anggota keluarga. “Kami sebagai mitra pemerintah berkomitmen ikut mengedukasi masyarakat terkait program ini. Mudah-mudahan penerapan mulai dari rumah kita sendiri akan berdampak bagi pengelolan sampah di Kota Denpasar,” ujarnya.
Ny. Ayu Kristi mengajak masyarakat terutama ibu-ibu semangat gotong royong dan kepedulian kolektif dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar. Selain pembagian bag composter, ia memberikan edukasi cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah.
Lurah Tegal Kertha, I Putu Trisna Jaya mengapresiasi kegiatan ini. Diharapkan ibu PKK yang ada di wilayahnya berkomitmen mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing.
Dia menjelaskan di Desa Tegal Kertha memiliki 24 unit teba modern di berapa titik, dan sudah memiliki rumah organik. “Kami membagikan masing-masing 271 buah bag komposter di Banjar Bhuana Sari. Sebelumnya kami sudah membagikan 60 bag komposter di tempat-tempat umum. Sehingga pengelolan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan optimal,” ungkapnya. (pas)

