Nasional

Wabup Bagus Alit Sucipta: Pohon Kelapa Sangat Berguna Bagi Masyarakat Badung
Diterbitkan: 9 September 2025, 21:15 | Diperbarui: 9 September 2025, 21:16

MANGUPURA, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menghadiri Peresmian Ketahanan Pangan Nusakambangan dan Penanaman Pohon Kelapa Serentak di seluruh Indonesia di Aula Kantor Perbekel Sobangan, Mengwi, Selasa (9/9/2025).

Acara ini juga serentak dilaksanakan secara virtual di seluruh Indonesia dipimpin Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Agus Andrianto. Pada kesempatan ini, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis 1.000 bibit pohon kelapa kepada masing-masing kelian subak dan kelian subak abian se-Desa Sobangan.

Menteri Imipas RI, Agus Andrianto dalam sambutannya menyampaikan peninjauan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan dan penanaman serentak 360.000 bibit pohon kelapa di seluruh Indonesia salah satu perwujudan dari program ”Asta Cita” Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Kementerian Imipas dibantu beberapa kementerian/lembaga guna mewujudkan pembinaan kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan dan mewujudkan kedaulatan pangan dirancang Presiden Prabowo Subianto. ”Saya berharap kolaborasi antar Kementerian/Lembaga tetap terjaga mendukung program ”Asta Cita” Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Wabup Bagus Alit Sucipta seusai acara menyambut baik dan mendukung program ketahanan pangan dan pelaksanaan penyerahan serta penanaman bibit pohon kelapa serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini momentum penting dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. ”Saya mewakili Bupati Badung dan atas nama pemerintah serta masyarakat Kabupaten Badung menghaturkan banyak terima kasih kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI atas penyerahan bibit pohon kelapa serangkaian peresmian program ketahanan pangan,’’ katanya.

Dia menjelaskan pohon kelapa sangat berguna bagi masyarakat Kabupaten Badung mayoritas beragama Hindu. Mulai dari buah hingga daun kelapa sering dimanfaatkan untuk banten dan batang pohonnya bisa dimanfaatkan kerajinan mebel.

Baca Juga :  Tahap Pengecoran Tiang, Progres Jembatan Tukad Badung Desa Pemogan Sesuai Target

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar Gede Dudy Duwita menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Kementerian Imipas RI dalam mengimplementasikan ”Asta Cita” Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, serta ekonomi biru. ”Penanaman pohon kelapa memiliki makna strategis, mengingat kelapa adalah tanaman serbaguna memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan dan kemandirian bangsa di berbagai sector,’’ ucapnya.

Dudy mengungkapkan selain sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar instansi pemerintah dengan masyarakat. ”Keberadaan Rumah Detensi Imigrasi Denpasar tidak hanya berfokus pada tugas pokok dan fungsi keimigrasian, tetapi berkontribusi dalam mendukung program pembangunan nasional,” paparnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Badung Sutrisno Margi Utomo, Perwakilan Kodim 1611 Badung, Kadis Pertanian Badung I Wayan Wijana, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta Unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Sobangan I Ketut Tirtayasa serta perangkat desa dan Bendesa Adat Desa Sobangan I Made Oka Suarya beserta prajuru desa adat Sobangan. (fkb/pas)

Shares: