Nasional

Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Lokasi Banjir di Kuta Utara
Diterbitkan: 14 Desember 2025, 23:50

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta meninjau dua lokasi banjir di kawasan Lingkungan Krisnantara, Tibubeneng dan Jalan Sri Kahyangan, Canggu, Kuta Utara, Minggu (14/12/2025).

Peninjauan ini untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi. Turut hadir pada kesempatan ini Tim Dinas PUPR Badung, Tim BPBD Badung dan Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana beserta kepala lingkungan setempat.

Bagus Alit Sucipta ditemui seusai meninjau dua lokasi tersebut menyampaikan di kawasan Jalan Sri Kahyangan, Canggu, air sering meluap diakibatkan penyempitan aliran sungai. ”Saya sudah berikan perintahkan segera melakukan mitigasi kaitannya ada suatu bangunan yang pembangunannya itu ada ke bibir sungai menyebabkan penyempitan sungai. Kita akan prioritaskan segera dilakukan pembongkaran. Sehingga bisa lebih besar aliran sungai. Selain itu, kita akan lakukan normalisasi benar-benar air datang tidak menjadi banjir,” ujarnya.

Lebih Lanjut Bagus Alit Sucipta mengemukakan Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat infrastruktur drainase, dan mengoptimalkan mitigasi agar kejadian serupa dapat diminimalisir. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama. Meninjau lokasi banjir mengakibatkan adanya korban jiwa kemarin malam. Di sini tidak ada pembatas jembatan dan tidak kelihatan antara air dan jalan itu sendiri.  ”Saya perintahkan Dinas PUPR segera menangani untuk meningkatkan pembatas jembatan biar bisa lebih tinggi lagi,’’ ujarnya.

Ia menegaskan saat banjir, curah hujan tinggi tetap pembatas jembatan lebih di atas dari seluruh air. Ini namanya bencana dan tidak tahu kapan datangnya. ”Saya harapkan dan instruksikan kepada seluruh jajaran, OPD terkait, termasuk camat selalu waspada dan selalu cek ke bawah. Begitu ada bencana, segera dilakukan tindakan yang bisa meminimalisir menimbulkan korban jiwa,” ucapnya. (fkb/pas)

Baca Juga :  Pemerintah Catat Penerimaan Pajak Atas Usaha Ekonomi Digital Rp24,12 Triliun
Shares: