Nasional

Walikota Jaya Negara Sembahyang Bersama Pujawali Pura Sakenan, Serangan
Diterbitkan: 29 November 2025, 19:26

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Jajaran Pemkot Denpasar melaksanakan persembahyangan beersama serangkaian Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (29/11/2025).

Pelaksanaan bhakti pujawali dihadiri Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Wakil Ketua DPRD III I Made Oka Cahyadi Wiguna, Panglingsir Puri Kesiman A.A Ngurah Gede Kusuma Wardana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, pimpinan OPD serta masyarakat dan pemedek datang silih berganti sejak pagi melaksanakan persembahyangan.

Panglingsir Puri Kesiman A.A Ngurah Gede Kusuma Wardana menjelaskan Pujawali di Pura Sakenan, Kota Denpasar dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan atau Hari Suci Kuningan. Pujawali tetap berlangsung seperti biasa dengan memegang teguh tattwa. ”Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama. Ida Bhatara Nyejer selama 3 hari hingga 2 Desember mendatang,” ujarnya sembari mengimbau agar pamedek datang bergantian hingga upacara panyineban, Selasa (2/12) mendatang.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara usai persembahyangan mengatakan pelaksanaan bhakti piodalan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat. Sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. “Mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita untuk menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan,’’ ujar Jaya Negara sembari mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan bagi umat se-dharma dimanapun berada.

Mengantisipasi membludaknya pemedek yang tangkil, Jaya Negara mengimbau masyarakat yang hendak tangkil dapat memanfatkan waktu bhakti panganyar. Selama tiga hari Ida Bhatara nyejer sehingga masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan pujawali. Tak hanya itu, pihaknya telah menyiapkan dua titik sebagai kantong parkir mengantisipasi arus lalu lintas krodit. Kedua lokasi itu yakni parkir di kawasan Pura Dalem Sakenan, lapangan depan SMPN 11 Denpasar, dan parkir di kawasan lapangan I Wayan Bulit Serangan. ”Kami mengimbau masyarakat tidak fokus ke satu hari saja tangkil, bisa memanfaatkan saat bhakti penganyar. Parkir dapat menuju lokasi yang disediakan panitia menghindari kemacetan lalu lintas disekitar pura,” pintanya. (pas)

Baca Juga :  Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah, Pemkot Denpasar Harmonisasikan Perwali Bersama Kanwil Kemenkum Bali
Shares: