Nasional

Wawali Arya Wibawa Buka Senam AW S3, Perkuat Kebersamaan di Momentum Imlek dan HUT ke-238 Kota Denpasar
Diterbitkan: 15 Februari 2026, 17:34

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Merayakan Tahun Baru Imlek 2577 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali menggelar Senam Andri-Sehat, Semangat, Senang (AW S3) mengusung tema ”Satu Langkah Banyak Warna Merajut Kebersamaan” di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (15/2/2026).

Senam bersama dibuka Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Suwandewi Eddy Prianta, Ketua PD INTI Bali Putu Agung Prianta, serta Ketua PHDI Kota Denpasar Made Arka. Acara dimeriahkan pementasan Barong Sai serta kegiatan donor darah.

Arya Wibawa memberikan apresiasi kepada INTI Bali atas inisiasi perayaan Imlek dirangkaikan HUT ke-238 Kota Denpasar. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan semangat masyarakat Denpasar dalam merajut kebinekaan dan memperkuat toleransi. ”Kegiatan ini membuktikan Kota Denpasar mampu merawat keberagaman dalam kebersamaan. Selain menyehatkan melalui senam bersama, juga menghadirkan aksi sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ketua Pembina INTI Bali sekaligus Ketua Umum IKBS Bali, Sudiarta Indrajaya mengatakan momentum Imlek 2577 ini, INTI Bali mendapat kesempatan dari Pemerintah Kota Denpasar bersama-sama merayakan HUT ke-238 Kota Denpasar.

Ia menjelaskan kegiatan ini menggandeng Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai wujud nyata persatuan dalam keberagaman. ”Inilah Indonesia, berbagai suku dan agama bersatu untuk kebajikan. Senam untuk sehat itu penting, karena dalam badan yang sehat kita dapat membangun negara yang kuat,” jelasnya.

Selain senam bersama dan pementasan Barong Sai, kegiatan diisi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Pancasila sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan. Kegiatan sosial turut dilaksanakan melalui donor darah dari berbagai komponen masyarakat, pemeriksaan medis oleh Bakti Rahayu dan Kasih Ibu, termasuk layanan pengobatan tradisional dan herbal.

Baca Juga :  Januari - Juni 2024, Dirjen Imigrasi Catat Orang Asing Masuk Indonesia Meningkat 7.2%

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada para veteran, jero mangku, juru parkir, anak-anak autis, orang tua serta guru-guru Tionghoa senior yang telah lanjut usia. Panitia juga mengunjungi sejumlah lansia yang tidak memungkinkan hadir secara langsung dengan mendatangi mereka dari rumah ke rumah. ”Itu merupakan bentuk penghormatan dan pengabdian kami kepada orang tua, para pejuang, serta masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. (pas)

Shares: