Nasional

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Pamelaspas Balai Kulkul dan Piodalan Nadi Banjar Bun
Diterbitkan: 23 Mei 2026, 19:11

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pamelaspas Balai Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5/2026).

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar. Kegiatan dihadiri Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikan Balai Kulkul. Acara dilanjutkan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah Rp300 juta untuk pembangunan balai kulkul tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat.

Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Balai Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan. ”Setelah usai diupacarai melaspas, semoga masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan Karya Pamelaspas dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Balai Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari penuh makna.

Ia menjelaskan upacara dipuput Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar. Jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Balai Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan. “Astungkara semoga selesainya upacara pamelaspas balai kulkul ini semakin menambah manfaat bagi umat,” katanya.

Baca Juga :  <strong>Wawali Kota Arya Wibawa : Sinergi Adat dan Dinas Dukung Kemajuan Kota Denpasar</strong>

Ia berharap balai kulkul menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar. (pas)

Shares: