DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial menyerahkan piagam penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam 2025 kepada 150 orang atau pihak dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan program kesejahteraan sosial di Kota Denpasar.
Pemberian penghargaan dirangkian peringatan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2029 ini diserahkan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Wakil Ketua KKKS Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (5/12/2025).
Penyerahan penghargaan simbolis bantuan Cambridge Reading oleh Commercial Director for Northeast Southeast Asia Pacific, Min Qu kepada Panti Asuhan Pendidikan KH. M. Manshur (YAPPA) Putri dan Yayasan Bunga Bali.
Wawali Arya Wibawa menyampaikan penghargaan ini bentuk apresiasi kepada seluruh stakeholder berperan aktif mendukung penyelenggaraan program kesejahteraan sosial. Penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam rutin diberikan setiap tahun sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi lembaga, dunia usaha, organisasi, relawan, hingga perorangan telah membantu pemerintah melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan CSR. ”Pembangunan di Kota Denpasar selalu kita polakan dengan kolaborasi. Seluruh elemen masyarakat bahu membahu menuntaskan persoalan kemiskinan, mengatasi kesenjangan, serta berbagai masalah sosial lainnya,” ujar Arya Wibawa.
Ia menambahkan kolaborasi tersebut terbukti efektif, salah satunya saat Denpasar menghadapi musibah banjir tanggal 10 September 2025. Dalam waktu 10 hari bisa keluar dari permasalahan akibat bencana tersebut berkat kerja keras seluruh stakeholder. ”Kita memberikan penghargaan kepada mereka telah memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Denpasar,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty menjelaskan Pemkot Denpasar terus berkomitmen menggandeng stakeholder sebagai mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami gangguan fungsi sosial. ”Dukungan stakeholder melalui TJSL merupakan potensi besar mendukung kesejahteraan sosial, baik di bidang rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial, pendataan, asesmen, hingga pemberdayaan sosial bagi 26 jenis PPKS,” jelasnya.
Tahun 2025, menurutnya, kontribusi TJSL mendukung pelaksanaan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar tercatat mencapai Rp4.470.280.918. Dukungan ini menjadi kekuatan besar dalam penanganan dan pencegahan berbagai masalah sosial.
Laxmy Saraswaty mengungkapkan penghargaan ini mengusung filosofi Vasudhaiva Kutumbakam bermakna seluruh dunia adalah satu keluarga. Nilai tersebut menjadi dasar Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun kehidupan sosial, dan setiap unsur masyarakat memiliki peran saling peduli dan saling membantu.
Ia berharap melalui penghargaan ini kolaborasi sosial di Kota Denpasar terus meningkat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam pembangunan kesejahteraan sosial.
Salah satu penerima penghargaan, Ida Ayu Selly Dharma Wijaya Mantra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar atas penghargaan yang diberikan. ”Secara pribadi, penghargaan ini menjadi motivasi agar kita semua dapat terus berbuat lebih baik dan peduli terhadap lingkungan. Tanda penghargaan bukan tujuan, tetapi pengingat bahwa kontribusi kita bisa dipertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya seraya berharap semangat berbagi dan peduli sosial dapat terus tumbuh di Kota Denpasar.
Perwakilan dari Davincio Education dan Event Organizer menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkot Denpasar dinilai menghargai para insan yang telah berkiprah dan memberikan sumbangsih bagi kota. (pas)

