Nasional

Bupati Adi Arnawa Potong Tumpeng Perayaan HUT Ke-59 Banjar Mumbul, Apresiasi Aplikasi Sikap Mumbul
Diterbitkan: 30 Juni 2026, 16:52

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Banjar Mumbul sekaligus launching Aplikasi Sistem Krama dan Prajuru Adat Mumbul (Sikap Mumbul), Senin (29/6/2026) di Balai Banjar Mumbul.

Perayaan HUT Banjar Mumbul mengangkat tema “Dharma Raksita, Mumbul Wjaya Jagadhita” berarti dengan tetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai dharma sebagai landasan kehidupan, Banjar Mumbul terus melangkah menuju kejayaan, kemajuan, serta mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi seluruh krama.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dapat ikut merayakan wanti warsa Banjar Mumbul ke-59 bertepatan rahina Purnama Kasa. Semoga krama banjar Mumbul semakin kompak, sukses dan jaya selalu.

Bupati Adi Arnawa sangat mengapresiasi terbangunnya aplikasi Sikap Mumbul. Ini luar biasa, kedepan dapat dikembangakan lagi, tidak hanya untuk krama adat saja, namun aplikasi ini juga dapat dipakai untuk banjar dinas terutama masyarakat pendatang. ”Jadi kita mengetahui data pasti berapa jumlah penduduk pendatang yang ada di Kabupaten Badung khususnya yang ada di banjar Mumbul,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Adi Arnawa menjelaskan, menopang sektor pariwisata serta mengatasi persoalan kemacetan dan keterbatasan akses jalan di Badung, Pemkab Badung telah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan baru sehingga mempercepat waktu tempuh masyarakat. Selain itu, Pemkab Badung juga telah dan akan menggulirkan berbagai program bantuan kepada masyarakat. Mulai dari beasiswa S1 gratis untuk keluarga berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan, bantuan bagi lansia mencapai usia 75 tahun dibantu Rp3 juta pada saat hari ulang tahun, dan ada program bantuan hari raya keagamaan sebesar Rp2 juta per KK. Di tahun 2026 ini pihaknya akan memberikan beasiswa “Nak Badung” untuk anak-anak SMA Negeri maupun swasta yang bersekolah di Badung. Untuk penyandang difabel dibantu Rp1 juta per bulan meringankan beban keluarga setidaknya untuk kebutuhan makan bagi penyandang difabel. Ada juga program tertib administrasi akte kematian dibantu Rp10 juta.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah di Banjar Kertasari, Kelurahan Peguyangan

Sementara itu, Ketua Panitia I Ketut Sulandra mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung berserta jajaran telah berkenan hadir dan memberi dukungan kepada krama banjar dalam perayaan HUT Banjar Adat Mumbul tahun ini. Perayaan ini bukan sekedar sebuah peringatan perjalanan waktu, tetapi menjadi momentum mengenang sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Banjar Mumbul yang dicintai.

Ia menyampaikan sejarah banjar Mumbul berasal dari terbentuknya sebuah organisasi kepemudaan tahun 1963 diberi nama Rukun Pemuda Mumbul. Organisasi ini menjadi wadah pemersatu generasi muda pada masa itu sekaligus menjadi cikal bakal lahirnya Banjar Mumbul. Adapun tokoh penting pemrakarsa dari organisasi kepemudaan “Rukun Pemuda Mumbul” sekaligus pemrakarsa terbentuknya Banjar Mumbul yaitu Almarhum Bapak Ir. I Nyoman Gelebet, M.SI., Beliau merupakan sosok visioner memiliki semangat pengabdian yang tinggi terhadap masyarakat. Berkat pemikiran, dedikasi dan perjuangan Beliau bersama para tokoh lainnya, fondasi kebersamaan dan persatuan masyarakat Mumbul dapat terbangun dengan kokoh hingga berkembang seperti saat sekarang. “Perayaan HUT ke-59 Banjar Mumbul dapat menjadi momentum memperkuat persaudaraan, melestarikan warisan para pendahulu, serta mewujudkan Banjar Mumbul semakin maju, mandiri dan sejahtera,” ucapnya. (pas)

Shares: