BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa melakukan aksi nyata mendukung ketahanan pangan keluarga dengan memanen buah melon dan sayuran hidroponik di Kebun Mega Hidroponik, Banjar Pacung, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini untuk memberikan edukasi serta motivasi kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan mengenai potensi pertanian modern di lahan terbatas. Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Camat Abiansemal, Perbekel Desa Selat, Kelian Dinas se-Desa Selat, serta jajaran pengurus TP PKK dari tingkat Kabupaten hingga Desa.
Ny. Rasniathi Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada pemilik kebun, I Putu Celuk telah berhasil mengembangkan sistem pertanian hidroponik selama 5 tahun terakhir. Menurutnya, inovasi ini merupakan solusi cerdas untuk menghasilkan pangan berkualitas tinggi dan aman konsumsi di tengah keterbatasan lahan. ”Panen sayur dan melon bukti nyata bahwa pertanian hidroponik bisa berkembang pesat di Kabupaten Badung. Ini sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi TP PKK melalui sektor pertanian inovatif,” ujarnya.
Ia secara khusus mengajak kaum ibu di wilayah Badung untuk meniru langkah ini dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing. ”Kami mendorong Ibu-ibu PKK untuk memanfaatkan halaman rumah untuk menanam sayuran. Hasilnya tidak hanya memenuhi gizi keluarga secara mandiri, tetapi memiliki nilai ekonomis menambah pendapatan keluarga,” tegas Ny. Rasniathi Adi Arnawa.
Sementara itu, pemilik Kebun Mega Hidroponik, I Putu Celuk menjelaskan usahanya fokus pada komoditas melon varietas unggul dan selada hidroponik. Selama ini, hasil panennya telah merambah pasar lokal Badung hingga memasok toko bahan makanan segar di berbagai wilayah di Bali.
Selain sesi panen bersama, kegiatan ini diisi edukasi teknik budidaya, manajemen pemeliharaan tanaman, hingga strategi pemasaran produk pertanian modern kepada para peserta yang hadir. Melalui kegiatan ini, TP PKK Badung berharap masyarakat semakin terinspirasi untuk mengadopsi sistem pertanian yang efisien, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi. (fkb/pas)

