Nasional

Empat Program Inovasi SMPN 1 KIntamani Diluncurkan  
Diterbitkan: 8 Maret 2026, 20:36

BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Tetap konsisten dengan pengembangan inovasi pengelolaan manajemen sekolah, SMPN 1 Kintamani tahun ini menghasilkan empat program inovasi akan menjadi unggulan. Empat Program Inovasi tersebut, yakni  Kimberli Melali Bersama Robotik, Si Pitung Bali, Siwa Sakti serta Canang Sari di Kafe Baca.

”Kita berharap melalui program ini memberikan inspirasi bukan saja bagi warga sekolah, namun juga bagi lingkungan sekitar,” kata Kepala SMPN 1 Kintamani I Dewa Ayu Raka Dewi, Minggu(8/3/2026).

Lebih lanjut Raka Dewi menjelaskan,  program Kimberli Melali Bersama Robotik merupakan akronim dari dari Kinone Bersih Kembali dengan Melestarikan Lingkungan Bersama Rumah Botol Plastik. Program ini termasuk program unggulan  dan diharapkan memberikan kontribusi bagi upaya SMPN Negeri 1 Kintamani untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Program ini dilaksanakan sebagai implementasi perwujudan pelajar berkarakter profil pelajar pancasila sesuai dengan visi sekolah yaitu akhlak kepada alam. ”Melalui program ini kita berharap mampu sampah terutama sampah plastik, kertas dan botol yang ada di sekolah, pembuatan eco enzim serta penampungan sampah berupa botol plastik pada tempat sampah yang berbentuk rumah- rumahan,” tegas Raka Dewi.

Program lain, kata Raka Dewi yakni Si Pitung Bali. Program ini dilatarbelakangi keingian sekolah terus memberikan ruang dan fasilitas kepada seluruh siswa dan guru mengembangkan kemampuan liyterasinya. Si Pitung Bali merupakan akronim dari Siswa Pintar Berhitung, Membaca dan Menulis. Program ini merupakan salah satu Program Inklusi di SMPN 1 Kintamani. ”Program ini untuk memberikan pendampingan dan bimbingan bagi siswa yang memiliki keterbatasan tertentu diantaranya kelainan komunikasi, termasuk problem bahasa dan ucapan serta lambat dalam belajar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, meningkatnya kemampuan siswa untuk membaca dan menulis memungkinkan siswa menyerap dan menyampaikan informasi. Program Siwa Sakti merupakan inovasi pendidikan karakter yang dirancang untuk menjawab tantangan menurunnya semangat keagamaan di kalangan siswa SMP Negeri 1 Kintamani. ”Program Siwa Sakti diharapkan berhasil menciptakan transformasi pendidikan holistik dengan menanamkan seperangkat nilai yang saling terintegrasi,’’ harapnya.

Baca Juga :  Jaga Keamanan Wisata, Bangli Dorong Pelaku Usaha Berbasis Risiko Optimalkan Layanan Labkesmas

Raka Dewi menuturkan program ini tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter dan ketangguhan pribadi seperti kemandirian, integritas, dan kedisiplinan, tetapi juga secara efektif mengembangkan kepemimpinan, kecakapan sosial, tanggung jawab, serta kemampuan kolaborasi melalui praktik langsung dalam proyek-proyek nyata. Secara paralel, program ini memperkuat dimensi spiritualitas, kebangsaan, dan penghargaan terhadap keberagaman, sekaligus membekali siswa dengan kecakapan hidup, jiwa kewirausahaan, kreativitas, inovasi, serta kepedulian terhadap lingkungan. Secara keseluruhan, implementasi program ini berhasil mencetak pribadi-pribadi “Sakti” yang unggul secara karakter, terampil secara sosial, berwawasan kebangsaan, berjiwa wirausaha, dan peduli lingkungan, sehingga siap menjawab tantangan masa depan dengan kompetensi dan integritas yang utuh. ”Program ini diimplementasikan melalui pendekatan pembiasaan religius (religious habituation) yang konsisten dan terstruktur sebagaimana yang diharapkan Ki Hadjar Dewantara,” jelas Raka Dewi

Program lain yang juga menjadi andalana menurut Raka Dewi, program Canang Sari di Kafe Baca, Program ini merupakan akronim dari ”Membaca Senang Setiap Hari Di Kafe Baca”. Program yang diharapkan menjadi unggulan tahun ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca peserta didik serta meningkatkan keterampilan membaca. Selain itu, program ini untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang merupakan implementasi gerakan literasi sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dengan kebiasaan melakukan kegiatan literasi maka akan berdampak pada peningkatan pengetahuan dan karakter murid, Implementasi program ini melalui dua kegiatan yakni program membaca buku selama 15 menut setiap pagi serta melakukan kunjungan ke perpustakaan. ”Melalui program ini kita berharap literasi akan menjadi budaya bagi seluruh warga sekolah,” tegasnya.

Ia menyampaikan, empat program inovasi tersebut, SMPN 1 Kintamani berharap akan menjadi ladang persemaian bagi tumbuh kembangnya budaya inovasi bagi seluruh warga sekolah. Guru akan lebih kreatif dan inovatif dalam mengemas proses pembelajaran. Siswa akan lebih maksimal dalam mengolah pengetahuan yang do[eroleh. Sedangkan Tendik akan lebih mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk mencapai tujuan, misi dan  visi sekolah. (jel)

Baca Juga :  Ditinjau Walikota Jaya Negara, HUT Ke-22 Tagana Kota Denpasar Diisi Safari Kesehatan
Shares: