KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen mendukung pelaksanaan tradisi, adat, dan budaya masyarakat. Hal itu terlihat ketika Bupati Klungkung, I Made Satria menyerahkan secara simbolis bantuan sesajen Pitra Yadnya (Ngaben Masal) kepada tiga desa adat di Kecamatan Banjarangkan, Rabu (5/8/2026).
Bupati Satria didampingi Ny. Eva Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyerahkan bantuan kepada tiga wilayah penerima program swakelola ngaben massal berbasis desa adat, yakni Banjar Adat Pekandelan, Desa Adat Nyalian menerima bantuan Rp140 juta (28 sawa), Desa Adat Anjingan Rp65 juta (13 sawa), serta Desa Adat Lepang Rp150 juta (37 sawa)
Melalui program ini, setiap sawa memperoleh alokasi bantuan Rp5 juta. Karena keterbatasan anggaran, saat ini bantuan dibatasi maksimal 30 sawa per desa adat. Meski begitu, Pemkab Klungkung terus berupaya menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar ke depan seluruh sawa dapat terakomodasi tanpa pembatasan. “Kekuatan Bali terletak pada tradisi, adat, dan budaya. Meski anggaran terbatas, Pemkab Klungkung tetap hadir meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan upakara yadnya,” ujar Bupati Satria.
Dukungan kelestarian adat juga dihadirkan melalui program unggulan lain, seperti stimulus dana apresiasi seni budaya untuk Seka Truna Truni (STT) serta layanan penerbitan akta kematian terintegrasi melalui program Pitra Bakti.
Bupati Satria dalam kegiatan tersebut didampingi Sekretaris Dinas Kebudayaan Klungkung I Gusti Ngurah Made Suarba dan Camat Banjarangkan I Made Andhi Pramarta Putra. (pas)

