DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua Persatuan Pelaksana Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulia meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Sila Dharma Kota Denpasar, dan SD Negeri 11 Pemecutan, Jumat (17/7/2026).
Kunjungan ini memastikan proses transisi siswa dari jenjang PAUD ke jenjang SD berjalan dengan lancar, nyaman, dan menyenangkan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Andika dan Bunda PAUD Kelurahan Pemecutan, Ny. Komang Ayu Widiani Kusumajaya.
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut dalam kegiatan MPLS seperti senam bersama dan bernyanyi, serta memberikan pesan moral kepada anak-anak agar belajar menjadi pribadi mandiri, serta terbentuk rasa yang aman, tenang, dan nyaman saat berada di sekolah. Peninjauan ini lakukan memastikan MPLS berjalan lancar. ”Kami memberikan apresiasi kepada pihak sekolah telah mengemas MPLS dengan berbagai kegiatan edukatif yang bersifat non-akademik, seperti pengenalan lingkungan sekolah melalui permainan, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya. Sehingga nantinya para siswa yang baru akan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya serta terciptanya rasa aman, nyaman, dan bahagia saat berada di sekolah,’’ ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar melalui Pokja Bunda PAUD dalam memastikan transisi anak usia dini menuju jenjang pendidikan dasar berjalan dengan nyaman dan menyenangkan.
Kepala Sekolah TK Sila Dharma, Ni Made Suci Purwani, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar. Ia menyatakan pelaksanaan MPLS di sekolahnya telah berjalan dengan baik dan sesuai pedoman, diawali dengan senam bersama, doa pagi, dan pengenalan lingkungan sekolah.
Hal senada disampaikan Kepala SDN 11 Pemecutan, I Gusti Nyoman Sri Artini. Ia menyatakan sekolahnya tahun ini menerima 64 murid baru, MPLS tetap dilaksanakan dengan semangat dan penuh tanggung jawab. “Kami berkomitmen memberikan ruang bagi anak-anak agar merasa senang berada di sekolah. Selama masa MPLS, kami fokus pada pembangunan karakter dan pengenalan lingkungan melalui metode bermain. Kami memastikan anak-anak tidak merasa terbebani dengan ekspektasi akademis yang berat di hari-hari pertama mereka, sehingga mereka bisa lebih percaya diri dalam bersosialisasi dengan teman baru,” ucapnya. (pas)

