KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Komitmen Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Klungkung meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat kembali dibuktikan melalui langkah nyata pengembangan fasilitas kesehatan. Hal tersebut terlihat saat Bupati Klungkung, I Made Satria membuka Mini-Simposium dan Workshop Persiapan Pembukaan Layanan Onkologi di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung, Sabtu (3/10/2026).
Workshop diselenggarakan atas kerjasama RSUD Klungkung dan Perhimpunan Onkologi Medik Indonesia (Perhompedin) Cabang Bali ini mengusung tema “Peran Tim Multidisiplin dalam Pelayanan Kanker: Pencegahan, Diagnosis, Terapi, dan Surveilans”. Tema ini dipilih guna menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi lintas profesi medis dalam memberikan penanganan komprehensif kepada pasien kanker, mulai dari deteksi dini hingga perawatan lanjutan.
Bupati Satria memberikan apresiasi tinggi kepada Perhompedin Cabang Bali serta jajaran civitas hospitalia RSUD Klungkung atas dedikasi dan sinergi yang terjalin. Menurutnya, kehadiran layanan onkologi ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendekatkan akses layanan kesehatan spesifik bagi masyarakat Klungkung dan sekitarnya. ”Dibukanya layanan onkologi ini, masyarakat kita tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh mendapatkan penanganan kanker yang komprehensif. Kolaborasi tim multidisiplin dibahas hari ini menjadi kunci keberhasilan penyembuhan dan peningkatan kualitas hidup pasien,” ujar Bupati Satria.
Bupati Satria mengajak seluruh tenaga kesehatan yang hadir memanfaatkan kegiatan ini dengan baik guna memperkaya wawasan klinis. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan upaya pencegahan bagi masyarakat. ”Mari ikuti workshop dengan sungguh-sungguh untuk menambah ilmu dan menyempurnakan standar pelayanan. Berikan pelayanan terbaik yang penuh empati, serta tunjukkan semangat untuk menguatkan mental para pasien,” pinta Bupati asal Nusa Penida ini.
Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Klungkung, dr. I Nengah Winata menjelaskan kegiatan ini menghadirkan para ahli onkologi medik dari Perhompedin Cabang Bali. Narasumber memaparkan materi mendalam terkait standar operasional prosedur, protokol penanganan klinis, hingga pentingnya pengawasan pascaterapi (surveilans) bagi penyintas kanker.
Ia berharap seluruh peserta sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dapat menyerap ilmu dengan optimal dan mengimplementasikan secara proaktif dalam melayani masyarakat. ”Manfaatkan momentum ini untuk memperbarui pengetahuan medis, agar hasilnya dapat langsung diimplementasikan demi pelayanan kesehatan yang semakin prima,” ucap dr. Winata. (pas)

