Nasional

Ratusan Pebulutangkis se-Bali Adu Kemampuan di Kejurprov 2026 Buleleng
Diterbitkan: 8 Oktober 2026, 17:27

BULELENG, FORUMKEADILANBali.com – Ratusan pebulutangkis dari sembilan kabupaten/kota se-Bali ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Bali 2026 dipusatkan di GOR Mekar, Seririt, Kabupaten Buleleng mulai digulirkan mulai tanggal 7-11 Oktober 2026.

Event buutangkis kelompok usia dini hingga dewasa tersebut dibuka Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata.

Kehadiran ratusan atlet dari seluruh kabupaten/kota di Bali membuat atmosfer kompetisi di kota ”Panji Sakti” semakin semarak. Para atlet tidak hanya membawa target meraih prestasi, tetapi juga kesempatan mengukur hasil latihan dan pengalaman bertanding di level provinsi.

Kadisdikpora Surya Bharata mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Buleleng sebagai tuan rumah Kejurprov Bulutangkis Bali 2026. Menurutnya, ajang ini penting untuk membentuk mental kompetitif sekaligus mempererat hubungan antaratlet dan insan olahraga dari berbagai daerah. ”Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan semangat juang pantang menyerah. Menang dan kalah adalah hal biasa, tetapi persahabatan dan integritas adalah segalanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBSI Buleleng, Anak Agung Ketut Widia Putra, mengatakan Kejurprov tidak semata-mata berorientasi pada perolehan gelar juara. Kompetisi ini menjadi ruang untuk mengukur perkembangan prestasi atlet serta membangun mental bertanding.

Kejurprov tahun ini mengusung tema ”Smash Prestasi, Satukan Bali dari Seririt, Buleleng”. Tema tersebut mencerminkan semangat menjadikan olahraga bulutangkis sebagai sarana pembinaan prestasi sekaligus memperkuat persaudaraan antar daerah. “Para atlet diharapkan tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi pengalaman berharga sebagai bagian dari proses pembinaan bulutangkis di Buleleng,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Nyoman Winurjaya menambahkan terdapat sejumlah faktor penting mendukung lahirnya atlet berprestasi. Di antaranya ketersediaan fasilitas olahraga memadai, pembinaan klub yang aktif di masing-masing daerah, serta kompetisi yang digelar secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Resmikan Gedung Ruang Kelas Baru SDN 1 Renon

Menurutnya, turnamen menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena atlet dapat mengetahui sejauh mana kemampuan mereka setelah menjalani latihan. ”Tanpa adanya kejuaraan, kita tidak akan tahu sejauh mana kemampuan dan hasil latihan kita,” kata Winurjaya.

Ia mengungkapkan PBSI Bali berkomitmen menjaga keberlanjutan Kejurprov dengan sistem tuan rumah bergiliran. Setelah tahun sebelumnya digelar di Klungkung, Kejurprov 2026 kini berlangsung di Buleleng. Kejurprov PBSI Bali 2026 berlangsung selama empat hari, 8–11 Oktober 2026. (fkb/pas)

 

Shares: