GIANYAR, FORUMKEADILANBali.com – Kepala Kepolisian Resort Gianyar(Kapolres) Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma, S.I.K., M.H., mengatakan, awak media cetak, media online serta media elektronik memiliki peran strategis dalam meredam berita hoaks atau bohong di masyarakat. Hal itu disampaikannya di Mapolres Gianyar, Senin (15/6/2026).
”Peran ketiga media ini sangat penting dan strategis dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Selain menjadi jembatan komunikasi menghubungkan berbagai lapisan masyarakat,” ujar AKBP Chandra Kusuma didampingi Kasat Reskrim AKP Guruh Firmansya S, STr., S.I.K., Kasat Lantas AKP Rike Astuti, S.Tr., S.I.K., dan Kasi Humas, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, S.H., disela-sela silahturahmi dengan ketiga awak media.
Kapolres AKBP Chandra Kusma mengajak seluruh elemen masyarakat menjunjung toleransi. ”Gianyar kini menjadi salah satu barometer pariwisata Bali. Karena itu, media menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi maupun berita kepada masyarakat,” imbuhnya.
AKB Chandra Kusuma mengajak awak media agar selalu mengingatkan apabila dalam penyampaian berita ada distorsi. ”Di sini peran media sebagai corong kepolisian dalam meredam dan meluruskan informas,” kata perwira menengah dengan dua melati di pundak ini.
Pada acara sangat komunikatif dan cair ini diselingi tanya jawab dengan ketiga awak media. Diantaranya, ada menanyakan tentang bagaimana pengawasan aparat kepolisian pada antrian panjang di SPBU.
AKBP Chandra Kusuma mengingatkan agar segera menginfo ke Polres atau Polsek untuk mengatur dan mengawasi ketika ada antrean mengular. ”Bantu kami untuk diberitahu, kalau ada antrean panjang dan kurang tertib,” ujarnya.
Ia mengingatkan kalau ada warga meninggalkan rumah cukup lama agar semua peralatan listrik dipadamkan guna menghindari bahaya kebakaran. ”Jangan lupa mengunci semua kamar, pintu, ruangan lainnya dengan baik,” imbuhnya.
Pada akhir jumpa pers diakhiri dengan foto bersama Kaapolres Gianyar beserta jajarannya dan ketiga awak media. (dar)

