Nasional

TP Posyandu Kota Denpasar Dukung Transformasi Posyandu 6 SPM di Aksi Sosial Provinsi Bali
Diterbitkan: 7 September 2026, 15:43

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar menyatakan komitmen mendukung akselerasi transformasi Posyandu menuju Posyandu Era Baru berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Hal tersebut disampaikan Ketua TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam kegiatan aksi sosial “Membina dan Berbagi” TP Posyandu Provinsi Bali di Balai Banjar Bun, Denpasar Timur dan Balai Banjar Kelod, Kelurahan Renon, Denpasar Selatan, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster. Kehadiran TP Posyandu Provinsi diharapkan memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kota dalam mendorong implementasi 6 SPM di tingkat tapak.

Ny. Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, kegiatan menyasar 105 kader Posyandu 6 SPM, yakni 30 kader dari Kelurahan Dangin Puri, dan 75 kader dari Kelurahan Renon. Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan kepada 105 orang kader posyandu berasal dari 7 lingkungan (7 Posyandu) di Kelurahan Dangin Puri. Jumlah bantuan yang diserahkan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali kepada kader Posyandu di setiap lokasi aksi sosial mencakup 30 kg beras, 2 krat (60 butir) telur dan 2 kotak susu per orang.

Ia menjelaskan total jumlah bantuan yang diserahkan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali dalam aksi sosial ”Membina dan Berbagi” di Kelurahan Dangin Puri sebanyak 3.150 kg beras, 210 krat (6.300 butir) telur dan 210 kotak susu. Sedangkan di Kelurahan Renon, penerima bantuan 75 orang kader Posyandu berasal dari 5 lingkungan (5 Posyandu). Jumlah bantuan diserahkan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali kepada kader Posyandu di setiap lokasi aksi sosial 30 kg beras, 2 krat (60 butir telur) dan 2 kotak susu. Total jumlah bantuan yang diserahkan di Kelurahan Renon total 2.250 kg beras, 150 krat (4.500 butir telu) dan 150 kotak susu. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan, perhatian, dan bimbingan dari Ketua TP Posyandu Provinsi Bali. Pembinaan ini penting agar kader semakin memahami tugas dan fungsinya dalam menjalankan layanan Posyandu 6 SPM secara optimal di tengah masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Wadahi Kretivitas Anak Muda, Desa Dauh Puri Kaja Gelar DPKJ Kreatif Festival

Ny. Antari Jaya Negara menambahkan, Kota Denpasar saat ini memiliki 459 kelompok Posyandu 6 SPM yang tersebar di 27 desa dan 16 kelurahan. Seluruh kelompok telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Perbekel dan Lurah. Jumlah kader aktif tercatat 6.274 orang. Mereka melayani masyarakat pada 6 bidang SPM, yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Lebih lanjut, Ny. Antari Jaya Negara mengungkapkan penguatan Posyandu Era Baru di Denpasar didukung 4 Tim Pembina Posyandu Kecamatan, 27 Tim Pembina Desa, dan 16 Tim Pembina Kelurahan. Tim-tim tersebut berkolaborasi dengan OPD terkait melaksanakan sosialisasi, pembinaan, dan pendampingan secara berkelanjutan. ”Pemerintah Kota Denpasar berharap sinergi antara TP Posyandu Provinsi Bali dengan kabupaten/kota dapat terus menginspirasi dan memberi dampak langsung kepada masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menegaskan, peran Posyandu saat ini sudah meluas dan tidak hanya di bidang kesehatan. Sehingga mudah diingat kader, enam bidang SPM dirangkum dalam akronim P3K ST, yaitu pendidikan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, kesehatan, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Ny. Putri Koster mendorong kader menjadi penghubung antara persoalan warga dengan kebijakan pemerintah. ”Para kader harus lebih peka dan proaktif melihat kondisi di lapangan, lalu menyampaikannya melalui jalur yang tepat agar bisa ditindaklanjuti,” ucap Ny. Putri Koster. (pas)

Shares: