Nasional

Wawali  Kota Arya Wibawa Hadiri Upacara Potong Gigi Massal Digelar PHDI Denpasar
Diterbitkan: 27 September 2025, 14:35

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri upacara potong gigi, mawinten dan menek kelih (akil balik) dilaksanakan Parisadha Hindu Dharma Indonesia  (PHDI) Kota Denpasar, Sabtu (27/9/2025) di Pura Lokanatha Lumintang Denpasar.

Upacara potong gigi, mawinten Saraswati dan menek kelih diikuti 180 peserta, yang melibatkan puluhan sangging. Dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Arya Wibawa didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Ktisti Arya Wibawa berkesempatan menyerahkan penghargaan dari PHDI Kota Denpasar kepada para donatur telah membantu menyukseskan kegiatan. Tampak hadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, serta para undangan lainnya. Kegiatan tersebut dirangkaikan penyerahan sembako kepada perwakilan korban banjir di Kota Denpasar.

Wakil Walikota Arya Wibawa disela-sela kegiatan mengucapkan terima kasih kepada PHDI Denpasar telah memfasilitasi dan memberikan pelayanan pelaksanaan upacara matatah, menek kelih dan mawinten Saraswati. Pemerintah Kota Denpasar saat ini mengemban visi misi Mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (menyama braya). ”Visi misi kami bangun serta program prioritas yang kami rencanakan, digerakkan oleh Weda Wakya Vasudaiva Khutumbakam mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara. Semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan paras paros sarpanaya, salunglung sabayantaka. Semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama-sama secara bergotong royong dan Menyama Braya,” ujar Arya Wibawa.

Arya Wibawa berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Matatah massal digelar PHDI Denpasar dapat meringankan beban masyarakat, khususnya umat Hindu, dalam melaksanakan upacara matatah, menek kelih dan pawintenan. Dengan adanya kegiatan ini, kata dia, masyarakat dapat melakukan upacara yadnya dengan lebih mudah dan terjangkau, tanpa harus memikirkan biaya yang mahal. “Kegiatan ini dapat membantu melestarikan kearifan lokal dan tradisi Hindu di Bali, serta memperkuat komunitas umat Hindu di Denpasar. Upacara ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memiliki nilai-nilai spiritual dan sosial yang positif,” ujarnya.

Baca Juga :  <strong>Rapat Paripurna DPRD Masa Sidang II, Bupati Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung TA 2021</strong>

Sementara Ketua PHDI Denpasar, I Made Arka menjelaskan persiapan upacara matatah, mawinten, dan menek kelih diikuti 180 peserta telah dilakukan dua bulan sebelumnya.

Arka berharap pelaksanaan upacara ini membawa kebahagiaan bersama dan berjalan dengan lancar. Disamping itu, menekankan tugas PHDI untuk mensosialisasikan visi misi sebagai pengayah umat, menjalankan kegiatan dengan landasan ajaran Agama Hindu. “Kami mengapresiasi para donatur yang telah mendukung PHDI Denpasar dalam memberikan layanan kepada umat,” ujarnya. (pas)

Shares: