Nasional

Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Wabup Bagus Alit Sucipta Dorong Kreativitas Yowana
Diterbitkan: 21 Maret 2026, 15:58

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta membuka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV berlangsung di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Festival diinisiasi Sabha Yowana Dharma Sidhi Mangu ini serangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1948 sekaligus ruang ekspresi seni bagi pemuda Desa Adat Mengwi. Pembukaan ajang bergengsi bagi generasi muda ini ditandai pemukulan Tawa-Tawa.

Wabup Bagus Alit Sucipta menekankan pentingnya festival ini memperkuat identitas budaya dan karakter generasi muda. ”Pelaksanaan Mengwi Ogoh-Ogoh Festival keempat ini merupakan momentum sangat membanggakan bagi kita semua, khususnya rangkaian Hari Raya Nyepi dan pangerupukan,” ujarnya.

Wabup Badung menilai festival ini melampaui sekadar ajang pertunjukan, melainkan ruang pembelajaran sosial. Ia mengapresiasi dedikasi para pemuda yang terus konsisten melestarikan seni di tengah modernisasi. Kegiatan ini bukan sekadar tontonan, tetapi menjadi tuntunan bagi generasi muda dalam memahami nilai-nilai adat, tradisi, dan budaya Bali yang diwarisi turun-temurun. ”Saya melihat semangat, kreativitas, dan dedikasi luar biasa dari para yowana. Ini membuktikan generasi muda Mengwi mampu menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan seni dan budaya Bali secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Wabup Bagus Alit Sucipta berpesan kepada para peserta terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kualitas karya mereka. Ia berharap Mengwi dapat terus menjadi barometer kebudayaan di Kabupaten Badung. Kekompakan dan kreativitas adalah kunci utama. Apa yang sudah baik agar terus dipertahankan, dan yang masih kurang terus ditingkatkan. Sehingga ke depan mampu menghasilkan karya yang lebih berkualitas. ”Saya berharap pelestarian seni ogoh-ogoh dapat terus berkembang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Mengwi sebagai salah satu pusat kebudayaan di Kabupaten Badung,” harapnya.

Terkait pelaksanaan Nyepi, Wabup Bagus Alit Sucipta mengajak masyarakat menjaga kekhusyukan hari suci tersebut. ”Saya mengajak seluruh masyarakat melaksanakan Catur Brata Panyepian dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Hari Raya Nyepi adalah warisan budaya sangat unik dan bernilai luhur harus kita jaga bersama,” imbuhnya.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara Serahkan 8 Unit Motor Listrik Kepada Masyarakat Taat Bayar PBB P2

Senada dengan hal tersebut, Bendesa Adat Mengwi, Ida Bagus Oka menyatakan sinergi antara masyarakat adat dan generasi muda adalah kunci pelestarian warisan leluhur. ”Kegiatan ini mencerminkan nilai persatuan masyarakat Mengwi dalam menjaga adat, budaya, dan agama,” ucapnya.

Ketua Panitia, I Putu Raka Vica Dharma Ika menjelaskan festival tahun ini mengusung tema “Manjaddha Wajadha” berarti usaha sungguh-sungguh akan membuahkan hasil optimal. Festival ini diikuti oleh 13 Seka Teruna di Desa Adat Mengwi. Selain pameran, rangkaian kegiatan mencakup lomba ogoh-ogoh dimulai sejak 15 Maret, serta lomba pertunjukan saat malam pangerupukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ida Cokorda Mengwi XIII, anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Ketua WHDI Kabupaten Badung Yunita Alit Sucipta, Perbekel Mengwi I Nyoman Suwarjana, para Kelian Adat dan Dinas se-Desa Mengwi, Ketua Sabha Yowana I Putu Gede Bagus Restu Pratama Wiwaha, serta masyarakat Desa Mengwi. (pas)

Shares: