Daerah

Bupati Adi Arnawa Mendem Padagingan di Palinggih Meru Pura Desa dan Puseh Blahkiuh
Diterbitkan: 17 Februari 2026, 18:28

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Istri Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendem padagingan di Palinggih Puseh Meru Tumpang Pitu, serangkaian upacara melaspas dan mendem padagingan di Pura Desa dan Puseh, Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (17/2/2026).

Rangkaian upacara malaspas dipuput Ida Pedanda Griya Lebah, Abiansemal. Hhadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Badung diwakili anggota DPRD Putu Dendy Astra Wijaya dan I Gusti Ngurah Shaskara, PHDI Badung, Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten, MDA Kecamatan, Camat Abiansemal beserta Tripika Kecamatan, Perbekel, Bendesa Adat, BPD, LPM, Kelian Dinas dan Adat serta krama Desa Blahkiuh.

Upacara malaspas digelar serangkaian telah selesainya perbaikan pelinggih dan sejumlah bangunan di Pura Desa dan Puseh. Tahun 2025, Pemkab Badung telah membantu dana hibah pembangunan tiga pura di Blahkiuh. Diantaranya Pura Desa lan Puseh, Pura Penataran dan Pura Merajapati Gede. Dana hibah fisik digelontorkan dari APBD Badung 2025 dengan total Rp12,9 miliar. Sementara mendukung pelaksanaan upacara melaspas, Bupati mpunia Rp100 juta dan DPRD Badung Rp10 juta.

Bupati Adi Arnawa atas nama Pemkab Badung merasa bersyukur dapat hadir ikut ngrastiti upacara melaspas dan mendem pedagingan di Pura Puseh dan Desa Blahkiuh. Upacara ini penting sebagai simbol penyucian stana ida bhatara. “Upacara malaspas dan mendem pedagingan sebagai penyucian dan pembersihan bangunan suci secara niskala. Semoga melalui upacara ini semua krama diberikan keselamatan, kedamaian dan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” terangnya.

Bupati Adi Arnawa minta kedepan agar keberadaan parahyangan ini tetap dijaga dan dipelihara dengan baik. Dibutuhkan sinergitas antara pemerintah desa dengan desa adat bersama seluruh masyarakat dengan selalu menjaga rasa sagilik, saguluk, gotong- royong dan meningkatkan sradha dan bhakti kehadapan-Nya.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Mendem Padagingan di Pura Segara Giri Wisesa Sidekarya

Bupati Adi Arnawa meminta kepada masyarakat mendukung program Pemkab Badung, terutama bersama-sama menangani masalah sampah menjadi tantangan luar biasa. Saat ini pemerintah daerah tengah gencar-gencarnya menangani sampah melalui program teba modern, termasuk penanganan sampah di TPS3R yang ada di desa/kelurahan dan TPST di wilayah kecamatan. “Kami minta masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. Mari bergotong royong, mulai budayakan pilah sampah, sehingga penanganan sampah tuntas di sumbernya,” pintanya.

Ia menyampaikan program kebijakan yang telah dilaksanakan untuk masyarakat. Mulai bantuan hari besar keagamaan Rp2 juta per KK, bantuan umur harapan hidup diatas 75 tahun mendapat Rp3 juta saat berulang tahun serta bantuan Rp1 juta per bulan bagi penyandang disabilitas dan gangguan jiwa. Mulai 2026 ini akan dilaksanakan program beasiswa S1 bagi anak petani, nyoman dan ketut serta anak dari keluarga berpenghasilan Rp5 juta ke bawah. Biaya sekolah gratis, bagi siswa SMA Negeri maupun Swasta yang bersekolah di Badung.

Bendesa Adat Blahkiuh Gusti Ngurah Made Oka menyampaikan terima kasih atas bantuan bupati badung yang telah membantu hibah perbaikan tiga parahyangan di Desa Blahkiuh dengan total bantuan Rp12,9 milia. Kedepan ia juga tetap memohon dukungan bupati sehingga program pembangunan di Desa Blahkiuh dapat dituntaskan. “Kedepan kami akan selalu mohon dukungan Bapak Bupati, karena banyak program yang dilaksanakan. Mulai dari karya nyekah massal, perbaikan sejumlah pura hingga rencana karya di Pura Dalem Gede Blahkiuh pada 2028 nanti,” imbuhnya. (fkb/pas)

 

Shares: