Nasional

Wabup Badung Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa Darmasaba
Diterbitkan: 17 Februari 2026, 18:21 | Diperbarui: 17 Februari 2026, 18:33

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta menghadiri dan memberi arahan saat sosialisasi pembuatan Teba Modern (Teba Kota) di Desa Darmasaba merupakan implementasi inovasi CINTA Darmasaba (Cara Indah Tangani Sampah Darmasaba) di Wantilan Pura Desa Desa Adat Darmasaba, minggu (15/2/2026).

Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan 5 unit tong komposter kepada Bendesa adat Tegal dan Bendesa Adat Darmasaba bersumber dari CSR sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan yang berusaha di Badung.

Dalam arahannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menegaskan pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga. Melalui pembangunan Teba Modern, diharapkan setiap rumah memiliki sistem pengolahan sampah organik secara mandiri sehingga mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menjaga kebersihan lingkungan desa. ”Teba Modern bukan sekadar tempat membuang sampah, tetapi menjadi solusi pengolahan sampah berbasis sumber ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik di pilah untuk didaur ulang,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, inovasi CINTA Darmasaba menjadi langkah konkret membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong desa-desa mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis partisipasi masyarakat. “Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh krama Desa Adat Darmasaba dapat berperan aktif mendukung program Teba Modern, sehingga terwujud lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan sehingga darurat sampah di Badung bisa kita minimalisir,” ucapnya.

Sementara Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa Manuaba menyampaikan sosialisasi pembuatan Teba Modern (Teba Kota) di Desa Darmasaba, ide cikal bakal Teba Modern lahir dari Desa Adat Darmasaba sebagai salah satu solusi bagaimana mengelola sampah di Desa Adat berbasis sumber dengan cara berkolaborasi dengan Desa Dinas Darmasaba.

Baca Juga :  Aksi Sosial Donor Darah Meriahkan Semarak HUT Ke-236 Kota Denpasar

Surya Manuaba menjelaskan pemberian teba modern pada warga Desa Adat Darmasaba dengan pola satu karangan ayahan desa diberikan satu unit teba modern dengan harapan sampah yang ada di Desa Darmasaba bisa diolah disumbernya. ”Terhitung 1 Maret 2026 TPA Suwung sudah ditutup, artinya Teba Modern ini menjadi salah satu solusi penanganan sampah di Badung khususnya di Desa Darmasaba,” katanya. (fkb/pas)

Shares: