BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.
Hari Raya Nyepi Caka 1948 menjadi momen menghadirkan suasana hening di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Badung khususnya dan Bali pada umumnya yang dinamis. Dalam keheningan tersebut, masyarakat diberi ruang untuk menata kembali pikiran, memperkuat nilai kebijaksanaan, serta merawat harmoni dalam kehidupan sosial.
Makna utama Nyepi bagi umat Hindu adalah momentum penyucian diri (Bhuana Alit) dan alam semesta (Bhuana Agung) untuk menyambut Tahun Baru Saka dengan hati bersih. Nyepi adalah hari refleksi diri (mulat sarira), meditasi, dan introspeksi dalam keheningan, serta wujud keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan yang dilaksanakan melalui Catur Brata Penyepian.
Pelaksanaan Nyepi diwujudkan melalui Catur Brata Penyepian (empat pantangan) selama 24 jam, yakni Amati Geni (tidak menyalakan api atau lampu (bermakna mematikan nafsu duniawi), Amati Karya (tidak bekerja atau beraktivitas fisik, fokus beribadah dan introspeksi, Amati Lelungan (tidak bepergian keluar rumah), Amati Lelanguan (tidak mencari hiburan atau bersenang-senang).
Perayaan Nyepi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Nilai kebersamaan dan persaudaraan yang tumbuh dalam tradisi ini terus menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali yang beragam.
Bupati Wayan Ai Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus ALit Sucipta berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.
Rahajeng Rahina Nyepi Caka 1948. Semoga keheningan hari suci ini menghadirkan keteduhan hati dan kejernihan pikiran dalam menjalani kehidupan ke depan. (fkb/pas).

