DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster mewanti-wanti tenaga kesehatan selalu memberikan pelayanan prima kepada pasien tanpa melihat tingkat ekonomi maupun latar belakangnya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-39 Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya di Denpasar, Minggu (15/3/2026).
”Sering ibu lihat di rumah sakit ada perbedaan pelayanan bagi pasien BPJS, mandiri, maupun asuransi. Padahal, pasien tetap membayar. Kita jangan seperti itu, apalagi kita adalah rumah sakit pemerintah,” ujatrnya.
Ny. Putri Koster menjelaskan fokus utama rumah sakit pemerintah sebaiknya adalah pasien BPJS, sehingga tenaga kesehatan, baik dokter, bidan, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya, terbiasa melayani masyarakat hingga ke akar rumput tanpa memandang latar belakang. ”Tolong jangan membeda-bedakan sikap dan perlakuan kita. Yang kita fokuskan penanganan penyakitnya agar pasien lekas sembuh,” tegasnya.
Sebagai Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, ia mengatakan sangat konsen terhadap pelayanan kesehatan di Provinsi Bali. Walaupun saat ini Posyandu tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan dan telah bertransformasi melalui Posyandu 6 SPM, menurutnya bidang kesehatan tetap sangat penting karena merupakan modal utama kehidupan.
Ia menambahkan mengelola rumah sakit tidak hanya dibutuhkan keahlian di bidang kesehatan, tetapi manajemen yang baik dan tangguh. Karena itu, harus ada dukungan dan sinergitas dari semua pihak. ”Kita harus bekerja sama dan sama-sama bekerja. Bapak Gubernur dan Bapak Direktur Rumah Sakit tidak akan sukses kalau tidak didukung semua jajarannya,” imbuhnya.
Ny. Putri Koster menyampaikan selamat hari ulang tahun kepada Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya sembari menyerahkan apresiasi kepada tenaga kesehatan dengan masa pengabdian terpanjang. ”Maju terus. Selamat ulang tahun ke-39 untuk Rumah Sakit Dharma Yadnya. Semoga Rumah Sakit Dharma Yadnya terus tumbuh dan berkembang,” ucap Ny. Putri Koster.
Sementara itu, Direktur RSU Dharma Yadnya, dr. Kadek Iwan Darmawan, M.P.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP Posyandu Provinsi Bali. Ia berharap kehadiran Ibu Putri Koster dapat menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan di RSU Dharma Yadnya mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. ”Terima kasih atas motivasi dan bimbingan Ibu. Ke depan, semoga Rumah Sakit Dharma Yadnya bisa menjadi lebih baik dan dapat mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” katanya.
Di akhir kunjungannya, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali didampingi Direktur RSU Dharma Yadnya dan jajaran melakukan visitasi ke beberapa bangsal rumah sakit, khususnya pada pasien rawat inap kelas III BPJS Kesehatan, sembari memberikan bingkisan.
Diketahui Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya resmi dihibahkan oleh Yayasan Rsi Markandeya kepada Pemerintah Provinsi Bali akhir 2023 dan beroperasi penuh di bawah Pemerintah Provinsi Bali sejak 1 Juli 2025 dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). (fkb/pas)

