DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Semangat kolaborasi dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan aksi sosial ”Membina dan Berbagi” digelar Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali di Kota Denpasar, Senin (4/5/2026).
Kegiatan dipimpin Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster ini berlangsung di dua lokasi, yakni Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat dan Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara memperkuat pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tengah masyarakat.
Kehadiran Ny. Putri Koster bersama jajaran OPD Provinsi Bali disambut Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berkelanjutan dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali kepada kader Posyandu di Kota Denpasar. Ia menegaskan Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar siap mendukung program provinsi melalui sinergi dan aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. “Penguatan Posyandu menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa megatakan sasaran penerima pembinaan dan bantuan pada kegiatan ini melibatkan para kader Posyandu 6 SPM bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketertiban dan keamanan. Sebanyak 98 kader berasal dari Kelurahan Pemecutan dan 78 kader dari Kelurahan Peguyangan. Selain itu, Kelurahan Pemecutan memiliki 14 kelompok Posyandu dan Kelurahan Peguyangan memiliki 13 kelompok Posyandu 6 SPM yang seluruhnya telah melaksanakan transformasi layanan menuju Posyandu era baru.
Ia menjelaskan, Kota Denpasar saat ini memiliki 459 kelompok Posyandu tersebar di 27 desa dan 16 kelurahan dengan total 4.011 kader. Seluruh kelompok tersebut telah melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM dan telah memiliki Surat Keputusan dari masing-masing perbekel maupun lurah. “Selain itu, terdapat empat Tim Pembina Posyandu Kecamatan, 27 Tim Pembina Posyandu Desa, dan 16 Tim Pembina Posyandu Kelurahan yang terus bersinergi dengan OPD pengarah dalam memperkuat pelayanan berbasis masyarakat,” ucapnya.
Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menjelaskan program ”Membina dan Berbagi” merupakan agenda berkelanjutan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali dilaksanakan sepanjang tahun. Program ini tidak hanya memberikan pembinaan kepada kader Posyandu, namun bantuan sosial berupa beras, telur, dan susu bagi kader.
Selain penguatan kapasitas kader, Ny. Putri Koster mengajak seluruh kader Posyandu ikut bergerak dalam penanganan sampah berbasis sumber melalui gerakan Palemahan Kedas (Padas). “Perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga dan lingkungan desa guna mewujudkan pola hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Ny. Putri Koster. (pas)

