Nasional

Doa Kebangsaan Lintas Iman, Merajut Damai dari Klungkung untuk Indonesia
Diterbitkan: 4 September 2025, 21:17

SEMARAPURA, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klungkung, Forkompinda dan Kementerian Agama Klungkung menggelar doa Kebangsaan Lintas Iman untuk Indonesia Damai di Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Kamis (4/9/2025).

Bupati Satria berharap melalui doa kebangsaan lintas iman ini bisa meningkatkan solidaritas, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat dan masyarakat. ”Saya berharap gema kedamaian dari Kabupaten Klungkung sebagai bukti nyata bahwa persatuan dan kesatuan bukan hanya slogan, melainkan nafas kehidupan sehari-hari yang penting kita rawat bersama,” ujar Bupati Klungkung asal Nusa Penida ini.

Dengan semangat ini, kata Buupati Satria, pihaknya tegaskan bahwa Kabupaten Klungkung adalah representasi dari Indonesia yang harmonis. Setiap perbedaan mempererat silaturahim, serta mendorong adalah kekayaan, dan setiap langkah berorientasi pada perdamaian demi masa depan bangsa.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klungkung I Gusti Made Warsika mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata komitmen bersama menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta memohon doa agar bangsa kita senantiasa diberkati kedamaian, keselamatan, dan kesejahteraan di tengah kondisi diketahui bersama. ”Kami harapkan jangan sampai terjadi sesuatu hal-hal yang dapat merusak tatanan kerukunan serta keharmonisan kita selama ini,’’ ujarnya.

Warsika mengungkapkan doa bersama lintas agama unuk Indonesia damai mengusung tema “Klungkung Aman, Bali Aman, Indonesia Damai”. ”Melalui doa bersama lintas agama ini, kami berharap tercipta suasana harmonis, solidaritas, serta semangat gotong royong untuk membuktikan Kabupaten Klungkung tetap aman, damai, rukun, sejahtera dan Mahottama,” harap Warsika

Doa bersama dihadiri Ny. Eva Satria, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Forkompinda, tokoh lintas agam, masyarakat umum termasuk perwakilan komunitas ojek online Gosemar (Gojek Semarapura) pimpinan daerah, unsur DPRD, organisasi dengan jumlah peserta kurang lebih 300 orang. (fkb/pas)

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Dukung Pemilu Damai dan Aman 2024Berita
Shares: