Nasional

Gubernur Koster Ajak KADIN Perkuat Dukungan Pembangunan Infrastruktur Bali
Diterbitkan: 26 April 2026, 09:36

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com –  Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan pertumbuhan jumlah kendaraan di Bali tidak sebanding dengan pertumbuhan infratruktur yang mendukungnya. Hal ini menjadi faktor utama terjadinya kemacetan di beberapa wilayah di Bali.

”Fiskal Bali tidak mampu menyelesaikan masalah ini. Hal ini bisa ditutup dari pusat mengingat kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata di Indonesia sangat besar,” kata Gubernur Koster saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bali di Art Centre Denpasar, Sabtu (25/4/2026).

Ia mendorong Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus terhadap Bali khususnya dalam hal pengembangan infrastruktur. Menurutnya hal tersebut sangat krusial terhadap citra Indonesia di mata dunia Internasional. ”Kalau dihitung jumlah kunjungan wisatawan asing datang ke Bali 7,05 juta dikalinya dengan rata-rata belanja persekali kunjungan sebesar 1.522 dollar, sehingga jumlah uang berputar di Bali mencapai Rp176 triliun,” katanya seraya menjelaskan angka tersebut mencakup 55% dari devisa yang di hasilkan Indonesia dari sektor pariwisata.

Lebih lanjut Koster menyampaikan perkembangan pariwisata ini tidak hanya berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian Bali, namun menghadirkan berbagai tantangan seperti kemacetan dan sampah. ”Seluruh wilayah Bali merupakan objek pariwisata. Hanya saja karena konektivitasnya kurang bagus. Sehingga ke Jembrana, ke Buleleng dan Karangasem sulit dan lama. Hal tersebut menjadi faktor utama ketidakseimbangan pembangunan antar wilayah di Bali.,” ungkapnya.

Koster mengaku beberapa upaya juga telah dilakukan terkait pengembangan infrastruktur di Bali salah satunya adalah dengan melakukan audiensi kepada Komisi V DPR RI yang membidangi Infrastruktur untuk dapat membantu pembangunan infrastruktur darat di Bali.

Koster menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum KADIN Indonesia. Ia berharap KADIN Indonesia dapat membantu mendorong perekonomian Bali khususnya dalam hal membantu menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Bali kepada Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Wawali Kota Arya Wibawa Buka Bimtek Sekolah Keluarga Harapan KPM - PKH

Di sisi lain, Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie menyampaikan KADIN bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali akan membuat Strategic Paper membantu peningkatan pertumbuhan perekonomian di Bali. ”Mungkin nantinya KADIN Indonesia bersama dengan Provinsi Bali bisa menghitung berapa yang dibutuhkan infrastruktur. Sehingga kita bisa membantu sedikit banyak untuk menyampaikan ke Pemerintah Pusat bahwa return ininvestmentnya bagus, paybacknya bisa dihitung tidak terlalu lama dan efeknya kepada ekonomi juga besar,” jelas Anindya.

Diketahui kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bali mengukuhkan dan melantik dewan kehormatan, dewan penasehat, dewan pertimbangan dan dewan pengurus masa Bakti 2025-2030 pada Sabtu (25/4/2026). Sedangkan Ketua Umum KADIN Bali kembali dijabat I Made Ariandi. (fkb/pas)

Shares: