Nasional

Ketua TP Posyandu Denpasar Ikuti Bina Posyandu Angkatan IV 2026 di Bapelkesmas Bali
Diterbitkan: 5 Mei 2026, 19:38

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com –Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Seketaris I  Tim Pembina Posyandu Ayu Kristi Arya Wibawa mengikuti kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV 2026 diselenggarakan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali dibuka Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster datri tanggal 5-7 Mei 2026, di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Ny. Putri Koster menegaskan kegiatan bina posyandu bertujuan menyamakan pemahaman seluruh Tim Pembina Posyandu terkait peran dan fungsi posyandu ke depan. Menurutnya, berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, posyandu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, namun telah bertransformasi melayani enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Transformasi ini sekaligus menegaskan posisi posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD).

Ia menekankan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat masyarakat. Para kader diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu menyerap aspirasi masyarakat di tingkat banjar/desa untuk disampaikan kepada pemerintah desa agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. ”Jika kader bergerak cepat dan terkoordinasi dengan baik, maka kebutuhan masyarakat juga akan lebih cepat terpenuhi,” tegasnya.

Ia menjelaskan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kompetensi Ketua TP Posyandu, pengarah, serta pengurus di tingkat kota/kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan dalam memberikan pembinaan kepada kader posyandu.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pembinaan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami regulasi baru terkait transformasi posyandu menjadi posyandu berbasis enam bidang SPM. ”Melalui kegiatan ini, kami semakin memahami pentingnya penguatan kelembagaan, koordinasi lintas sektor, serta pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Dewa Indra Tinjau Tes CAT CPNS di Bali, Ingatkan Peserta Jangan Percaya Calo

Ia menambahkan optimalisasi peran posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan desa menjadi kunci dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat. Kegiatan ini diikuti Kota Denpasar 44 peserta.

Ketua Panitia, Ni Komang Sriani menjelaskan kegiatan ini diikuti 112 peserta berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng. Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, antara lain Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali. Selain itu, hadir Putu Anom Agustina sebagai pengarah kegiatan.

Materi yang diberikan meliputi transformasi posyandu berbasis enam bidang SPM sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, isu strategis dan kebijakan, percepatan implementasi program, serta materi teknis di masing-masing bidang SPM, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Kegiatan juga dilengkapi dengan penyusunan Rencana Kerja dan Tindak Lanjut (RKTL) sebagai bentuk implementasi di daerah masing-masing. (pas)

Shares: