Nasional

Klungkung Heritage Festival 2025 Sarat Makna, Hadirkan Jejak Warisan Kejayaan Kerajaan Klungkung
Diterbitkan: 11 Oktober 2025, 06:33 | Diperbarui: 11 Oktober 2025, 06:46

SEMARAPURA, FORUMKEADILANBali.com – Pembukaan Klungkung Heritage Festival 2025 berlangsung meriah akan sarat makna sejarah jejak warisan kejayaan kerajaan Klungkung. Klungkung Heritage Festival 2025 dibuka secara resmi di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Jumat (10/10/2025).

Klungkung Heritage Festival ini mengangkat konsep jejak warisan kejayaan Kerajaan Klungkung, nafas budaya, semangat dan perjuangan leluhur menampilkan kekayaan budaya Klungkung sebagai pusat lahirnya peradaban Bali.

Acara ini merepresentasikan perjalanan kejayaan Kerajaan Klungkung di Gelgel yang menjadi awal mula kerajaan-kerajaan di Bali. Festival ini sebuah momen penting bagi Kabupaten Klungkung, tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata tetapi merupakan bagian penting dari pelestarian tradisi dan budaya.

Sambutan Bupati Klungkung Made Satria dibacakan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mengatakan, Klungkung Heritage Festival ini dilaksanakan pada momen peringatan Abiseka Ida Dalem Semaraputra karena Klungkung adalah tanah yang sarat dengan nilai sejarah dan kebesaran budaya. Momen ini akan memberikan nilai tambah bagi daya tarik wisata Semarapura City Tour yang meliputi area Kertha Gosa, Monumen Puputan Klungkung, Puri Agung Klungkung dan Desa Wisata Kamasan. ”Dengan menghadirkan parade budaya, seni pertunjukan dan pameran warisan leluhur, festival ini menjadi simbol kebangkitan kembali kejayaan Klungkung sebagai poros budaya Bali. Melalui Festival ini, Klungkung ingin menunjukan jati diri sebagai pusat kebudayaan Bali, terutama menjelang pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Tjok Surya menyampaikan festival bertajuk ”Abhiseka Ratu Commemorate’’ ini digelar dari tanggal 10-11 Oktober 2025 di Depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe dan di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambae.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati mengatakan festival ini dirancang untuk menonjolkan keunikan Kerajaan Gelgel yang merupakan pusat kerajaan di Bali pada abad ke-14 silam. Diawali Marching Band TK, dilanjutkan upacara pembukaan di mini stage kirab Bendera Merah Putih, Lambang Kabupaten dan Lambang Kerajaan Klungkung.

Baca Juga :  Gubernur Koster - Ny. Putri Koster Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN

Dalam kesempatan itu juga dilakukan peluncuran program perlindungan pekerja rentan Pemda Klungkung dan pemotongan tumpeng Abhiseka Ratu Ida Dalem Smara Putra.

Setelah seremoni, penonton disuguhkan pawai budaya menampilkan parade busana kerajaan, rejang rentet, gebogan dulang selaka, baris pertiwa, hingga fragmentari. Selain parade, ada hiburan musik ekraf dengan menghadirkan band-band lokal Klungkung di malam hari. Kegiatan lainnya yakni pameran ekraf dan keris di Museum Klungkung, serta talkshow budaya. Parade barong ngelawang juga ditampilkan sebagai salah satu atraksi wisata khas Klungkung.

Hadir dalam Klungkung Heritage Festival 2025, Ida Dalem Semaraputra berserta istri, Raja se-Bali, DPD RI Provinsi Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, Danrem 163 Wira Satya, Forkompinda Klungkung, Ny. Eva Satria, Ny. Kusuma Surya Putra dan undangan terkait lainnya. (fkb/pas)

Shares: